Ia pernah dijuluki pelukis beraliran “dekora magis”, yang maksudnya kira-kira bercorak dekoratif namun bercitra magis. Sejumlah lukisannya memang memancarkan daya pukau yang hebat seperti itu, dengan kemampuannya melakukan stilisasi bentuk-bentuk pohonan, burung, ikan, atau berbagai satwa kesukaannya sehingga sekaligus berfungsi sebagai motif hias, namun luluh di dalam pengolahan warna yang bertumpuk, kelam, berat, menghasilkan tekstur dan memberi kesan subtil. Burung burung Sorga merupakan contoh yang bagus dari karya karyanya yang berhasil. Cabang-cabang pohon berwarna coklat tanah itu ia gayakan memenuhi bidang utama gambar yang berlatar warna gelap, dan membuatnya bebas bermain dengan sejumlah warna untuk burung-burung yang hinggap di sana.