Pameran
“Untuk Tuhan dan Tanah Air”
100 Tahun Frans Seda
Kurator: Wawan Abeka (Kurator Bentara Budaya), Sri Sintasari Iskandar (Kurator Tenun)
Pembukaan pameran: Rabu, 4 November 2026 pukul 15.00–16.00 WIB
Diresmikan oleh: Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo (Uskup Keuskupan Agung Jakarta)
Pameran berlangsung: 5–20 November 2026 pukul 10.00–17.00 WIB
Tempat: Bentara Budaya Art Gallery, Lantai 8, Menara Kompas
Halo #SahabatBentara๐
Dari Flores, Frans Seda menapaki perjalanan panjang hingga turut mengambil bagian dalam perjalanan Indonesia. Pemikiran, pengabdian, dan kiprahnya hadir dalam berbagai bidang: pemerintahan, pendidikan, hingga dunia pers.
Lahir di Flores pada 1926, Frans Seda dikenal sebagai salah satu tokoh yang mengabdikan hidupnya bagi bangsa. Ia pernah dipercaya menjadi menteri pada masa Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto, menjadi penasihat ekonomi Presiden BJ Habibie, serta turut merintis berdirinya Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Harian Kompas.
Dalam rangka peringatan 100 tahun Frans Seda, Bentara Budaya mempersembahkan pameran
“๐๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐ฎ๐ก๐๐ง ๐๐๐ง ๐๐๐ง๐๐ก ๐๐ข๐ซ” yang menghadirkan arsip Kompas dan tenun Flores dari koleksi Wastra Jo Seda dan Frans Seda.
Melalui rangkaian arsip berita, foto, dan wastra, pameran ini mengajak kita menelusuri perjalanan hidup, pemikiran, serta kontribusi Frans Seda bagi Indonesia. Sebuah perjalanan dari Flores yang menjadi bagian dari kisah besar Indonesia.
Mari mengenal kembali perjalanan seorang putra Flores yang turut memberi warna bagi perjalanan bangsa.
Sampai bertemu di Bentara Budaya Art Gallery ๐
#bentarabudaya #kompasgramedia