Pentas Teater
“TUMPAH DARAH”
Monolog Kemerdekaan – Monolog Kabur
Karya & Sutradara: Putu Wijaya
Hari, tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB
Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No. 17, Jakarta Pusat
Halo #SahabatBentara! 🙌🏻
Dalam semangat memperingati bulan kemerdekaan, Bentara Budaya bersama Teater Mandiri menghadirkan 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐚𝐭𝐞𝐫 “𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐃𝐚𝐫𝐚𝐡”, sebuah pertunjukan karya dan sutradara Putu Wijaya yang memadukan 𝗠𝗼𝗻𝗼𝗹𝗼𝗴 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗿, pementasan 𝗧𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵, dan 𝗠𝗼𝗻𝗼𝗹𝗼𝗴 𝗞𝗲𝗺𝗲𝗿𝗱𝗲𝗸𝗮𝗮𝗻.
Melalui kisah tentang keluarga, kampung halaman, harapan, hingga pilihan untuk pergi atau bertahan, pertunjukan ini mengajak kita merenungkan kembali makna kebebasan, batas, dan tanggung jawab sebagai bagian dari kehidupan bersama. Sebuah refleksi yang relevan tentang arti “tumpah darah” dan kemerdekaan yang sesungguhnya.
Dalam 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐚𝐭𝐞𝐫 “𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐃𝐚𝐫𝐚𝐡”, Putu Wijaya menghadirkan rangkaian pertunjukan yang terdiri dari 𝗠𝗼𝗻𝗼𝗹𝗼𝗴 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗿, 𝗧𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵, dan 𝗠𝗼𝗻𝗼𝗹𝗼𝗴 𝗞𝗲𝗺𝗲𝗿𝗱𝗲𝗸𝗮𝗮𝗻. Melalui kisah yang dekat dengan realitas kehidupan, pertunjukan ini mengajak kita melihat kembali arti kebebasan, pilihan, serta tanggung jawab terhadap sesama.
Di bulan kemerdekaan ini, mari bersama menyaksikan sebuah pementasan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak kita berdialog dan berefleksi.
Apa arti kemerdekaan bagi kita? Benarkah seseorang dapat disebut merdeka jika orang-orang di sekitarnya belum merasakan hal yang sama?
✨ GRATIS & terbuka untuk umum.
Tim Produksi
Karya & Sutradara: Putu WIjaya
Pemain Tumpah Darah: Siti Rukoyah, Widi Dwinanda, Taksu Wijaya, Khairul Fiqih F
Pemain Monolog Kemerdekaan: Putu Wijaya, Taksu Wijaya, Ari Sumitro
Pemain Monolog Kabur: Jose Rizal Manua
Penata Artistik: Ari, Imron, Achong, Agung
Penata Musik: M. Ramdhan
Penata Make Up & Kostum: Penny Moehaji
Asisten Sutradara: Bei & Ari
Pimpinan Produksi: Dewi Pramunawati
Sampai jumpa di Bentara Budaya, #SahabatBentara! Mari rayakan kemerdekaan melalui panggung yang penuh makna🇮🇩🎭