Membaca Dekat Vol. 9
Edisi YB Mangunwijaya
“Cerita yang Meneduhkan Hati”
Hari, tanggal : Kamis, 30 Juli 2026
Waktu : Pukul 16.00 – 18.00 WIB
Tempat : Communal Space ELTI Yogyakarta
Setelah beragam edisi yang membahas cerpen-cerpen pengarang ternama Indonesia, Membaca Dekat kembali hadir dengan mengangkat kisah-kisah karangan YB. Mangunwijaya.
Cerpen-cerpen besutan rohaniwan dan budayawan kelahiran Ambarawa, 6 Mei 1929 ini barangkali tidak setenar novelnya yang monumental, Burung-burung Manyar (1981). Namun, bukan berarti cerita yang dihadirkannya tidak menarik. Sebagaimana dikenal lewat laku kepeduliannya pada orang kecil, tema-tema yang ditawarkannya pun tak lepas dari keseharian, pengharapan, serta pergulatan kaum miskin.
Peristiwa yang diolahnya bisa jadi sepele, sederhana, mungkin remeh. Tapi, demikianlah ia, dikenang banyak kalangan sebagai pribadi lembut dan mudah terharu dengan penderitaan orang. Tulisan-tulisannya selalu mengundang kita merasakan kehidupan manusia yang tidak pernah kita bayangkan.
Selain menerbitkan karya fiksi dan nonfiksi, YB Mangunwijaya pernah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada masa revolusi. Selama pengalaman itu, ia menyaksikan warga desa yang merelakan bahan makanannya untuk mendukung para pejuang. Karenanya, ia pernah menulis, “Saya ingin membayar utang kepada rakyat,” dan diwujudkannya dengan meninggalkan dunia ketentaraan, menjadi rohaniwan, penulis, serta arsitek dengan landasan hati membantu orang banyak.
Membaca Dekat mengajak teman-teman menelisik tiga cerpen yang terangkum dalam Rumah Bambu (2000), sebuah buku yang boleh dibilang satu-satunya kumpulan cerpen YB Mangunwijaya yang pernah diterbitkan. Bersama-sama kita membaca sepilihan naskah yang sudah disiapkan, lalu mengungkapkan kesan pembacaan lewat diskusi yang mendalam.