Membaca Dekat
“NARASI KEMANUSIAAN” Linda Christanty
Jadwal program :
Vol. 6 “Membahas cerpen 𝐊𝐮𝐝𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐚𝐫𝐢𝐚 𝐏𝐢𝐧𝐭𝐨”
Kamis, 18 Juni 2026, Pukul 16.00 – 18.00 WIB
Vol. 7 “Sesi Diskusi Bersama Penulis - Bincang ringan bersama Linda Christanty”
Sabtu, 4 Juli 2026, Pukul 16.00 – 18.00 WIB
Vol. 8 “Membahas cerpen Pohon Kersen dari buku Rahasia Selma”
Kamis, 16 Juli 2026, Pukul 16.00 – 18.00 WIB
📍 Seluruh rangkaian berlangsung di 𝑪𝒐𝒎𝒎𝒖𝒏𝒂𝒍 𝑺𝒑𝒂𝒄𝒆 𝑬𝑳𝑻𝑰 𝒀𝒐𝒈𝒚𝒂𝒌𝒂𝒓𝒕𝒂, Jl. Sabirin No.6, Kotabaru, Yogyakarta 55224
Halo #sahabatbentara🙌
Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, membaca perlahan menjadi sebuah cara untuk kembali memberi ruang pada pemahaman yang lebih mendalam. Melalui program 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐂𝐀 𝐃𝐄𝐊𝐀𝐓 Bentara Budaya Yogyakarta mengajak kita kembali mendekati teks sastra secara lebih teliti, rinci, dan intim membaca lebih pelan, menyelami detail-detail kecil dalam karya, lalu mendiskusikannya bersama dalam suasana yang hangat dan terbuka.
Setelah sebelumnya menghadirkan pembacaan karya-karya NH Dini dan Ahmad Tohari, kini perjalanan 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐂𝐀 𝐃𝐄𝐊𝐀𝐓 berlanjut pada karya penulis Indonesia era kini, Linda Christanty.
Pada edisi terbaru ini, Bentara Budaya Yogyakarta bekerja sama dengan ELTI Yogyakarta dan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) untuk menghadirkan rangkaian pembacaan bertajuk 𝐍𝐚𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐊𝐞𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐧𝐝𝐚 𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭𝐚𝐧𝐭𝐲
Dikenal sebagai penulis yang bergerak di persimpangan jurnalisme dan sastra, Linda Christanty Linda Christanty menghadirkan karya-karya yang tajam dalam membaca sejarah, kemanusiaan, kritik sosial, trauma, hingga pergulatan batin manusia.
Cerpen “Kuda Terbang Maria Pinto”
“Kuda Terbang Maria Pinto” merupakan kumpulan cerpen yang diterbitkan pada tahun 2004 dan mengantarkannya meraih Penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa pada tahun yang sama. Para kritikus menyoroti ketajaman Linda mengungkap peristiwa kekerasan yang menjungkirbalikkan berbagai hal, termasuk konsep tentang maskulinitas. Dari cerpen dalam buku ini kita akan menemukan situasi konflik serba pelik dan mendorong kita mempertanyakan makna keberadaan kita sebagai manusia.
Bincang Ringan bersama Linda Christanty
Bagaimana peristiwa sejarah dan isu kemanusiaan diendapkan untuk dituliskan menjadi cerpen-cerpen yang menggugah? Apa pandangannya tentang makna cerita dalam keriuhan dunia digital hari ini yang serba cepat? Linda Christanty akan membuka “rahasia dapurnya” dan kita dapat mengintip kiat-kiatnya dalam menulis.
Cerpen “Pohon Kersen”
Cerpen “Pohon Kersen” tercantum dalam buku “Rahasia Selma”, terbit pertama kali pada tahun 2010, disebut sebagai kumpulan cerpen yang membuka cakrawala baru tentang manusia dan kemanusiaan. Tema-tema seputar pergulatan batin, trauma, ketidakadilan, hingga mitos yang tumbuh di masyarakat. Rasanya tidak berlebihan pendapat para pakar yang menganggap karyanya sebagai gambaran arah perkembangan sastra cerpen di Indonesia.
✨ Seluruh acara terbuka untuk umum & gratis.
Karena membaca sastra, sesungguhnya juga belajar membaca manusia lebih dekat, lebih jernih, dan lebih utuh.
Mari bergabung dan temukan percakapan-percakapan yang mungkin selama ini terlewat dalam riuh keseharian.
#bentarabudaya #membacadekat #lindachristanty