Warta Bentara

1
  • Foto-foto Pameran Seni Rupa Wira Wiri On The Road di Balai Soedjatmoko Solo

    Pameran Seni Rupa Wira Wiri On The Road digelar di Balai Soedjatmoko Solo. Terdapat hasil karya berupa instalasi dan lukisan yang dipamerkan di ruangan Balai Soedjatmoko....

  • "Peristiwa alam raya seperti halnya gerhana matahari, mesti dimaknai secara positif, sehingga tidak harus dengan ketakutan-ketakutan," ujar pria yang akrab disapa Mbah Prapto ini seusai memimpin ritual di halaman Balai Soedjatmoko....

  • Gerhana Matahari Total Disambut dengan Sukacita

    Solo � Fenomena gerhana matahari total yang sebentar lagi akan dialami umat manusia di berbagai belahan bumi disambut sukacita oleh warga Solo. Sukacita ini diejawantahkan ke dalam sebuah seni ritual pertunjukan dan arak-arakan hasil bumi sebagai wujud syukur atas karunia yang maha kuasa....

  • RITUAL SAMBUT GERHANA MATAHARI TOTAL

    Soloevent.id – Untuk mengubah persepsi masyarakat demi menyambut datangnya gerhana matahari total yang berlangsung 9 Maret 2016 mendatang, Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo menggelar sebuah hajatan budaya bertajuk Kala Hayu: Perkawinan Alam Raya, Minggu (6/3/2016) di Car Free Day Solo. Acara ini mengajak masyarakat untuk mensyukuri dan bersuka cita atas datangnya gerhana matahari total....

  • Solo Gelar Kirab Budaya Untuk Menyambut Gerhana Matahari Total 2016

    Solo Gelar Kirab Budaya Untuk Menyambut Gerhana Matahari Total 2016 - Masyarakat Solo menggelar kirab dan sesaji budaya gerhana matahari dengan tema Kala Hayu Perkawinan Alam Raya di Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Solo, tadi pagi. Acara ini sebagai bagian dari menyambut gerhana matahari sekaligus simbol syukur kepada Tuhan atas peristiwa alam itu....

  • Begini Ritual Warga Solo Sambut Gerhana Matahari

    Solo � Fenomena gerhana matahari total sebentar lagi akan dialami umat manusia di berbagai belahan bumi disambut sukacita, termasuk warga Solo. Sukacita ini diejawantahkan ke dalam sebuah seni ritual pertunjukan dan arak-arakan hasil bumi sebagai wujud syukur atas karunia yang maha kuasa....

  • RITUAL SAMBUT GERHANA MATAHARI TOTAL

    Soloevent.id – Untuk mengubah persepsi masyarakat demi menyambut datangnya gerhana matahari total yang berlangsung 9 Maret 2016 mendatang, Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo menggelar sebuah hajatan budaya bertajuk Kala Hayu: Perkawinan Alam Raya, Minggu (6/3/2016) di Car Free Day Solo. Acara ini mengajak masyarakat untuk mensyukuri dan bersuka cita atas datangnya gerhana matahari total....

1

Peristiwa Budaya

1
  • Wayang Nunggak Semi

    Nunggak semi kiranya adalah tema yang tepat untuk menggambarkan perjalanan seni Subandi Giyanto sampai pada pameran tunggalnya di Bentara BudayaYogyakarta bulan Mei ini. Dalam khazanah Jawa, nunggak semi adalah kebijakan untuk terus mengembangkan kebudayaan, tanpa menghilangkan akar dari kebudayaan itu sendiri. Tunggak adalah batang pohon yang telah ditebang. Meski sudah ditebang, tunggak itu terus bersemi tiada henti. Seharusnya kebudayaan juga demikian. Kebudayaan akan mati, jika tidak berkembang. Namun kebudayaan juga akan menghilang pula, bila tidak bisa dipulangkan kepada akar atau tunggaknya. Sambil berkembang, sekaligus menyandarkan dirinya pada tunggaknya, kebudayaan akan bersemi dengan indah.
    Kebudayaan yang baik, indah dan luhur pastilah kebudayaan yang nunggak semi. Nunggak semi macam itulah yang bukan hanya diugemi, diyakini, tapi juga dijalankan oleh Subandi. Subandi adalah seniman modern yang setia pada wayang. Sejak kecil, ia sudah bergulat dengan wayang. Semasa dewasa, ketika ia sudah mencecap pengetahuan seni modern, ia tetap mengembangkan seninya bersama dengan wayang. Dan wayang bukan hanya keseniaannya tapi juga menjadi wahana, di mana ia dan keluarganya menggantungkan hidup dan nafkahnya. Pada hidup dan seni Subandi, wayang itu terus menerus me-nunggaksemi....

  • Semarang dalam Karya Nh. Dini

    Sebagai bagian dari upaya mengenang sastrawan Nh. Dini yang berpulang pada 4 Desember 2018, Bentara Budaya menggelar serangkaian obituari di 4 kota, yakni diawali di Jakarta, Solo, Denpasar, dan ditutup di Semarang, kota kelahiran sang pengarang.

    Acara ini bukan hanya diniatkan demi mengingat sosok Nh. Dini melainkan juga untuk turut mendekatkan karya-karyanya terhadap khalayak luas, khususnya para pembaca muda. Sepanjang hidupnya, Nh. Dini telah menulis puluhan buku yang telah mewarnai perjalanan kesusastraan di Indonesia. Beberapa judul yang dikenal dan dipujikan antara lain Pada Sebuah Kapal (novel, terbit pertama kali 1972), La Barka (novel, terbit pertama kali 1975), Padang Ilalang di Belakang Rumah (novel, terbit pertama kali 1978), Keberangkatan (novel, terbit pertama kali 1987) dan sebagainya. Khusus untuk kegiatan di Semarang, topik diskusi yang diangkat adalah Semarang dalam Karya NH Dini....

  • Darsi, dan Nasib Wayang Orang Sriwedari

    Darsi Pudyorini, legenda Wayang Orang Sriwedari meninggal dunia hari Minggu, 15 Mei 2016 dalam usia 83 tahun. Meninggalnya Darsi seakan menambah kelam kisah Wayang Orang Sriwedari yang pementasan cenderung sepi dari penonton. Selain itu status tanah Sriwedari kini masih bermasalah....

  • Kho Ping Hoo, Penulis Solo yang Terpinggirkan

    Tanggal 17 Agustus adalah hari kelahiran Kho Ping Hoo. Ia dikenal sebagai ikon pengarang cerita silat Indonesia dengan karya-karya yang sangat digemari berdekade-dekade, hingga kini. Tapi, Kho Ping Hoo juga menyimpan tragedi dalam kesastraan Indonesia. Ada kesan Kho Ping Hoo laksana aib yang harus ditutupi kesastraan Indonesia karena berbagai faktor yang membuatnya termarginalkan di dunia sastra. Kho Ping Hoo “dijajah“ oleh teori-teori dan politik kesastraan yang berakibat dia tak masuk dalam lingkup sastrawan....

  • GM Sudarta Rasa Kemanusiaan dari Klaten

    Semakin bertambah usia, semakin produktiflah GM Sudarta. Kartunis kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 20 September 1945, ini akan mengadakan pameran lukisan di Bentara Budaya Jakarta, 12-21 Agustus mendatang. Bulan berikutnya ia berencana meluncurkan kumpulan cerpen....

  • Perempuan, Politik dan Puisi

    ...seringkali posisi penyair atau penulis sastra lainnya dipolitisi oleh beberapa hal. Hal pertama sejauh mana dia membangun jaringan dengan orang lain, hal ke dua sejauh mana isu yang diangkat dalam tulisannya, sedang hal yang berikutnya adalah masalah yang sedang hangat yaitu, apa jenis kelamin penulis tersebut?...

1