Trubus Sudarsono

Lahir 23 April 1926 di Wates, Yogyakarta. Pendidikannya hanya sampai Sekolah Dasar. Bakat dan keterampilan melukis Trubus yang luarbiasa terasah lewat masa belajar bersama Affandi dan Sudjojono. Semasa pergerakan kemerdekaan di Yogya, ia bergabung dengan Seniman Indonesia Muda dan kemudian dengan Pelukis Rakyat yang dipimpin Hendra Gunawan. Pada 1948, ia pernah ditangkap dan masuk tahanan pemerintah kolonial Belanda karena dianggap terlibat aktivitas gerilya kaum pergerakan. Setelah keluar dari tahanan ia aktif mengajar di Akademi Seni Rupa Indonesia, Yogyakarta, 1950-1960. Ia dikenal sebagai salah satu pelukis aliran realisme terkuat di Indonesia. Ia memang dekat dengan kalangan kiri ketika itu dan pernah terpilih sebagai wakil Indonesia dalam suatu perjalan muhibah ke Cekoslovakia, 1954. Trubus ikut menjadi korban kekejaman pengganyangan terhadap kelompok kiri di tahun 1966.