Otto Djaja

Lahir di Rangkasbitung, Banten, Jawa Barat, 6 Oktober 1916. Anggota PERSAGI ini di masa pendudukan Jepang menjadi Wakil Ketua Bidang Seni Rupa di Kantor Pusat Kebudayaan, Jakarta. Selain berpameran bersama abangnya, pelukis Agus Djaja, sejak masa PERSAGI Otto Djaja kerap terlibat pameran bersama di dalam maupun luar negeri dengan sejumlah rekan pelukis lainnya. Baru pada 9 ‖ 14 Januari 1978, ia mengadakan pameran tunggal pertamanya di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Wakil Ketua bagian Seni Rupa, Pusat Kebudayaan di Jakarta di zaman pendudukan Jepang ini, pernah mengikuti Exposition le Grand Prix de Peinture on Monaco di Monte Carlo, dan Pameran Bienalle di Sao Paolo, Brasil.

Otto Djaja pernah mendapat pendidikan ketentaraan untuk perwira Pembela Tanah Air (Cu Dancho) di Bogor. Dengan pangkat Mayor TNI, ia ikut terlibat dalam perjuangan bersenjata di masa revolusi fisik menjelang kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah proklamasi Otta Djaja berkesempatan belajar di Rijks Akademie van Beeldende Kunsten Amsterdam, dan mengikuti kuliah pada Fakulteit Latteren en Wijsbegeerte Universiteit van Amsterdam. Ia juga keliling ke negeri Belanda, Belgia, Perancis, Italia, dan Swiss. Karya-karya lukisnya menyusut setelah ia berkeluarga dan bekerja di sebuah perusahaan percetakan di Semarang sejak tahun 1952.