Dullah

Lahir di Solo, 1919. Ia akif di berbagai sanggar dan organisasi seniman di  masa pergerakan kemerdekaan di Yogyakarta dan Solo. Di masa inilah ia tekun mengasah keterampilan melukisnya bersama Affandi dan Sudjojono. Lukisan-lukisannya dari masa ini dapat dianggap sebagai dokumentasi kegiatan kaum pergerakan kemerdekaan dalam bentuk sketsa dan lukisan. 

Di masa pemerintahan Soekarno, Dullah pernah menjabat resmi sebagai pelukis Istana Kepresidenan RI. Dalam masa itu ia berhasil menyusun buku Lukisan-lukisan Koleksi Ir. Dr. Soekarno, Presiden Republik Indonesia, sebanyak 4 jilid (1956, 1959). Pada awalnya, seperti juga hampir semua seniman seangkatannya di masa-masa revolusi kemerdekaan, karya-karyanya bercorak realis dengan tema tentang pemuda dan rakyat. Belakangan ia cenderung pada gaya naturalis yang menampilkan keterampilan teknik melukisnya yang cermat dan halus.