Selamat jalan Mas GM Sudarta....

Selamat jalan Mas GM Sudarta....

Sabtu, 30 Juni 2018 pukul 08.25 WIB,  GM Sudarta meninggal dunia di Bogor dalam usia 73th. 

GM Sudarta bergabung sebagai Kartunis di Redaksi Kompas sejak tahun 1967, dan pada tahun 1982 turut menginisiasi berdirinya lembaga budaya Kompas Gramedia yaitu Bentara Budaya Yogyakarta dan Jakarta, yang kemudian berkembang dengan hadirnya Bentara Balai Soedjatmoko Solo dan Bentara Budaya Bali. 

Sekitar tahun 1985, beliau memimpin proses pemindahan rumah adat dari Kudus ke Jakarta  yang kemudian menjadi icon Bentara Budaya Jakarta. Beliau juga aktif mendampingi Bapak PK Ojong dan Bapak Jakob Oetama, memilih benda karya seni yang saat ini menjadi koleksi Bentara Budaya.

Selain sebagai kartunis, beliau juga menghasilkan karya lukis yang beberapa kali di pamerkan di ke 4 Bentara Budaya. 

Jenazah beliau saat ini disemayamkan di rumah duka Sinar Kasih hingga Senin 2 juli pk 9.00 WIB.  Selanjutnya jenazah akan dibawa ke krematorium Sentra Medika Cibinong untuk menjalani prosesi kremasi pada hari Senin 2 Juli 2018 pukul 10.00 WIB.

Terimakasih atas dukungan teman2 seniman, kartunis dan sahabat2 yang sudah secara spontan meresponnya dengan berbagai cara positif.  Sosok elegan GM Sudarta dalam balutan busana hitam, tutur kata yang lemah lembut dan santun serta karya2 kartun politik sosial yang dibuatnya dengan pesan kuat tanpa menyakiti ataupun melukai akan selalu menjadi ciri khas sosok dan karya beliau yang akan kami kenang. Kekuatan pesan yang disampaikan dibalut kesantunanya mampu membuat pembaca tersentil  dan tersenyum tanpa merasa tersakiti. Itulah GM SUDARTA.
             
Selamat jalan Mas GM Sudarta, beristirahatlah dalam damai. Semangat dan totalitasmu dalam berkarya akan selalu menginspirasi.     
Mohon dukungan doa untuk ketenangan beliau. - 

Bentara Budaya