WADAH MUSIK INDIE

All (in)die Muziek

Kamis, 20 Juni 2019 Balai Soedjatmoko Solo | pukul 19.30 WIB

Bersama : The Working Class Shimpony dan The Glow
Kamis, 20 Juni 2019 | Pukul 19.30 WIB


All(in)die Muziek adalah kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada musisi dan penonton yang hadir. Pengalaman tersebut harus mampu memberikan kesan yang mendalam dan mampu disimpan dalam memori penonton dengan jangka waktu yang lama. Sehingga materi pengalaman yang akan disajikan pada event tersebut harusnya memiliki kekhasan, mampu menarik keterlibatan penonton, bermanfaat, serta memiliki tingkat relevansi dengan penonton itu sendiri. Didalamnya terdapat event musik dan resensi terhadap karya lama maupun baru dari para musisi solois maupun kelompok. 

All (in)die Muziek yang dibuat untuk mempresentasikan karya dari para musisi dihadapan para penonton yang dikemas dengan adanya semacam artist talk sembari jeda dari lagu 1 ke lagu berikutnya. Bertujuan untuk mengupas karya yang sudah dibuat oleh para musisi. Program yang diinisiasi Bentara Budaya Solo - Balai Soedjatmoko ini diharapkan mendapatkan respon positif dari teman-teman musisi indie di Solo.

All (in)die Muziek akan dilaksanakan setiap 4 bulan sekali. Bergiliran dengan acara musik Parkiran Jazz, Blues on Stage, dan Nge’Bluejazz. Setiap edisi akan diisi satu band penampil. Selanjutnya bagi para pecinta musik indie yang ingin tampil di Bentara Budaya Solo, silakan mendaftarkan diri. Bisa langsung menghubungi nomor 081329710004 (Telp/Whatsapp).

agenda acara bulan ini
  • AIR MATA AIR BENGAWAN

    Sungai, sumber cerita dalam kehidupan manusia. Banyak ingatan terekam yang “mengalir“ di sungai. Dulu, sering kita melihat anak-anak bermain di sungai, berenang, ciblon, mandi dan berbagai macam kebutuhan sehari-hari lainnya. Sungai yang jernih membuat mereka ingin berlama-lama bermain di sungai. Ingatan kita juga ke Bengawan Solo, yang keberadaannya menjadi sumber utama kehidupan masyarakat di sekitarnya. Namun ironisnya, di waktu yang bersamaan perusakan terjadi di mana-mana.

  • PANGGUNG MAESTRO FILM TAN TJENG BOK

    Kehidupan Tan Tjeng Bok yang menarik ini meninggalkan cukup banyak artefak yang unik dan menarik. Berbekal artefak-artefak ini lah kemudian kisah kehidupan Tan Tjeng Bok dibukukan dalam bentuk Biografi oleh Fandi Hutari dan Deddy Otara.