SURPRISE #12 KRIYA BERKELANJUTAN

Pameran Kriya Seni

Kamis, 31 Januari 2019 Bentara Budaya Jakarta l 19.30 WIB


Pembukaan  Pameran        : Kamis, 31 Januari 2019 I Pukul 19.30 WIB
Pameran Berlangsung    : 31 Januari – 9 Februari 2019 I Pukul 10.00 – 18.00 WIB
     Hari libur nasional pameran tutup
Bentara Budaya Jakarta bekerjasama dengan Forum Komunikasi Mahasiswa Kriya Indonesia (FKMKI) dan Jurusan Kriya Seni Institut Kesenian Jakarta menyelenggarakan pameran Surprise #12.

Surprise #12 merupakan seri keduabelas dari agenda tahunan FKMKI yang telah diselenggarakan di berbagai lokasi di Indonesia. Masing-masing pameran mengangkat kreasi kriya dari para perupa muda yang masih bergiat di insitusi kesenian dan selalu dihadirkan dengan konsep dan tematik yang berbeda-beda. Adapun kali ini di Bentara Budaya Jakarta pameran mengambil tajuk “Kriya Berkelanjutan.“

Gagasan perihal keberlanjutan ini bukan hanya juga bertaut sebagai regenerasi seniman-seniman kriya yang dilakukan dalam jenjang akademis. Leonhard Bartolomeus, kurator dari pameran #SURPRISE 12, mengemukakan bahwa konsep kriya berkelanjutan ini muncul setelah mengamati berbagai fenomena budaya visual yang berkembang di berbagai kawasan Indonesia, di mana pertautan antara seni-seni kriya dengan kenyataan keberlanjutan ekologi kian dipertanyakan. 

Menurutnya sangat penting untuk mulai menanamkan kesadaran seni yang bukan hanya berlandaskan pada pencapaian estetik dan para perupa muda sebaiknya dapat lebih peka dalam menyikapi permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekitarnya. “Isu-isu penggunaan teknologi ramah lingkungan dan daur ulang limbah misalnya, walaupun belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keilmuan Kriya Seni di perguruan tinggi ini akan berguna bagi para mahasiswa kriya seni jika sudah memasuki dunia professional,“ ujar Leonhard Bartolomeus dalam pengantarnya. 

Tema Kriya Berkelanjutan juga mencakup proses kerja, pertimbangan pemilihan media dan teknik serta strategi presentasi artistik. Leonhard juga berharap agar peserta dapat menyajikan karya yang menyeluruh tidak hanya melihat hasil akhir pada objek semata melainkan juga proses perjalanan gagasan yang cermat dari hulu ke hilir.

Forum Komunikasi Mahasiswa Kriya Indonesia (FKMKI) adalah sebuah forum yang mewadahi  kreatifitas mahasiswa-mahasiswa jurusan Kriya Seni dari berbagai universitas di Indonesia. FKMKI pada awalnya terbentuk dari  himpunan mahasiswa kriya seni Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia Surakarta. Hingga kini, sudah ada 12 universitas yang tergabung dalam FKMKI.

Perwakilan universitas yang berpameran di Bentara Budaya Jakarta antara lain ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Kesenian Jakarta, Institut Teknologi Bandung, ISI Padangpanjang, Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, ISI Denpasar, ISI Aceh, dan Universitas Negeri Malang.

Rangkaian Kegiatan :

Gelar Wicara

“Kriya Sebagai Berkelanjutan Sosial“
Moh. Taufaniari
(Product Development Manager RETOTA)
Jumat, 1 Februari 2019  
Pukul 13.30 - 15.30 WIB

“Creativity in the Circular Economy“
Nagawati Surya
(Founder THREADAPEUTIC)
Sabtu, 2 Februari 2019 
Pukul 13.00 - 15.00 WIB

Lokakarya
Pewarna Alam
oleh Institut Teknologi Bandung
Sabtu, 2 Februari 2019
Pukul 10.00 - 12.30 WIB
Pendaftaran Rp. 50.000,-  

agenda acara bulan ini
  • KOLEKSI KERAMIK BENTARA BUDAYA

    Keramik koleksi Bentara Budaya Jakarta merupakan hasil perintisan dan pengumpulan yang diawali oleh pendiri Kompas Gramedia, almarhum PK Ojong. Kini jumlahnya lebih dari 1.000 karya seni, meliputi piring, mangkuk, wadah air, serta benda dekoratif seperti patung. Keramik lokal dan benda-benda berbahan dasar tanah liat dari berbagai dinasti juga menjadi andalan koleksi lembaga ini; mulai dari dinasti Sung, Yuan, Tang, Ming dan Ching, juga beragam keramik lokal dari Singkawang, Cirebon, Bali, dan Plered.

    Pameran Galeri Sisi kali ini mencoba menampilkan karya keramik yang tidak dibatasi oleh rentang waktu, jenis bahan dan muasal benda-benda keramik yang dikoleksi sejak tahun 1980an namun lebih spesifik menampilkan keramik-keramik dari sisi bentuk yang menyangkut nilai-nilai estetiknya.

  • OBROLAN SUKAB

    Obrolan Sukab (Penerbit Buku Kompas, 2018) memuat sepilihan esai-esai populer Seno Gumira Ajidarma yang sebagian sempat dipublikasikannya di kolom Udar Rasa - Harian Kompas serta laman media daring PanaJournal.com. Isinya tidak lain adalah obrolan Sukab bersama konco-konconya sesama warga negara kelas bawah: manusia-manusia merdeka yang merasa nyaman dalam keseharian mereka sebab mereka lebih baik memiliki diri sendiri daripada memiliki semuanya, kecuali diri sendiri.

    Adapun sebagai narasumber dalam diskusi buku ini adalah Seno Gumira Ajidarma, JJ Rizal, Zen Hae dan dimoderatori oleh Yahya Andi Saputra. Mereka akan membincangkan bukan hanya seputar buku, tetapi juga berbagai hal yang menyinggung situasi sosial budaya kontemporer di Indonesia, dan Jakarta khususnya, yang memang menjadi bahan obrolan Sukab serta kawan-kawannya itu.

  • PUTAR FILM BENYAMIN S DAN PAMERAN POSTER FILM INDONESIA 1970 - 1990AN

    Siapa yang tidak kenal Benyamin Sueb, aktor multitalenta asal Betawi? Sekaligus untuk memaknai Hari Film Nasional yang dirayakan setiap tanggal 30 Maret, Bentara Budaya Jakarta menggelar pemutaran film retrospektif tentang sinema-sinema yang dibintangi dan disutradarai oleh Benyamin Sueb.

  • SAJAK SELASA

    Sajak Selasa merupakan program apresiasi puisi dan kolaborasinya ke dalam bentuk-bentuk seni pertunjukan lainnya yang diselenggarakan oleh Bentara Budaya Jakarta bersama Komunitas Bentara Muda. Selain menampilkan pertunjukan lintas bidang antara puisi, musik, rupa, fotografi, multimedia, maupun paduannya dengan seni-seni tradisi seperti tari dan karawitan, acara ini juga terbuka bagi siapa saja untuk membacakan puisi karyanya sendiri.