SEMESTA KITA

Sinema Bentara #KhususMisbar

25 Jan 2019 ~ 26 Jan 2019 Bentara Budaya Bali | pukul 18.00 WITA


Sinema Bentara kali ini tertaut peristiwa pameran dan program seni “Semesta Kita“ yang mengedepankan sosok-sosok “berkebutuhan khusus“, semisal disleksia, autisme, tuna rungu, dan lain-lain. Sosok-sosok tersebut kerap mengalami perlakuan yang tidak adil dan terpinggirkan sebagai akibat bias pandangan dari masyarakat yang bersifat negatif. Namun, sejarah dan kenyataan membuktikan banyak kreator-kreator besar lahir dari kesulitan-kesulitan di masa kanak atau mudanya karena mengalami problematik tersebut, serta melakukan pergumulan dan proses berkreasi hingga akhirnya meraih Penemuan Diri sebagai pencipta yang unggul dan cemerlang. 

Semisal film Ayah, Mengapa Aku Berbeda? karya sineas Indonesia Findo Purwono, menghadirkan sosok gadis remaja Angel yang tunarungu mengalami pengalaman keseharian yang tidak mudah, bukan saja dari pihak keluarganya termasuk ayah ibu, melainkan juga dari pandangan masyarakat yang masih terbelenggu stigma tentang aib kehidupan. 

Di sisi lain, film Bird People buah cipta sutradara asal Prancis menelisik tentang seseorang pemuda mapan yang bekerja di Silicon Valley Amerika mengambil keputusan di luar nalar dan logika umumnya, dan kemudian menemukan ‘dunia’ atau kehidupan yang sungguh berbeda.

Sayang pula dilewatkan La Vocce Della Luna karya maestro film asal Italia, Federico Fellini, mengandaikan tentang bisikan jiwa yang hanya bisa didengar oleh orang-orang gila dan gelandangan. Kisah film fantasi ini berangkat dari karya sastra Il poema dei lunatici karya Ermano Cavazzoni, tentang Micheluzzi bersaudara yang terobsesi menangkap bulan. Pertemuannya dengan Gonnela, mantan pejabat yang mengidap paranoia akut membuahkan petualangan yang indah sekaligus getir. 

Selain mengharukan tergambarkan juga oleh kepiawaian sutradaranya sekian adegan terpilih yang mencerminkan betapa setiap manusia memiliki keunikan masing-masing. Film ini menerima penghargaan David di Donatello Awards untuk Best Actor, Best Editing, dan Best Production serta merupakan film terakhir Fellini sebelum ia berpulang pada tahun 1993.

Program ini masih diselenggarakan dengan konsep Misbar, mengedepankan suasana nonton bersama yang hangat, guyub, dan akrab. Acara ini didukung oleh Bioskop Keliling Kemendikbud RI – BPNB Bali Wilayah Bali, NTB, NTT, Institut Français d’Indonésie, Alliance Française Bal, Konsulat Kehormatan Italia di Denpasar, dan Udayana Science Club.

SINOPSIS FILM
AYAH, MENGAPA AKU BERBEDA?
(Indonesia, 2011, Durasi: 90 menit, Sutradara: Findo Purwono)
Didukung oleh Bioskop Keliling Kemendikbud RI – BPNB Bali Wilayah Bali, NTB, NTT
Gadis remaja Angel, seorang anak tunarungu, tidak pernah menyerah untuk membuktikan bahwa ia terlahir ke dunia ini dengan tujuan yang diberikan Tuhan. Ia terus berjuang meraih impiannya untuk membahagiakan sang ayah, setelah ibunya meninggal saat melahirkan dirinya.

BIRD PEOPLE 
(Prancis, 2012, Durasi: 120 menit, Sutradara: Pascale Ferran)
Didukung oleh Institut Français d’Indonésie, Alliance Française Bali

Dalam perjalanan di sebuah hotel di kota pinggiran Prancis, seorang laki-laki asal Amerika memutuskan untuk mengubah jalan hidupnya secara drastis dan tetap tinggal di sana, tanpa naik pesawat yang akan membawanya ke pertemuan penting. Beberapa jam kemudian, seorang perempuan pelayan muda hotel menghadapi kejadian yang tak dimengerti logika dan nalar. Keduanya tiba-tiba melihat dunia secara berbeda.

Film ini telah diputar pada berbagai festival film internasional dan meraih nominasi untuk penghargaan Film Terbaik di Prix Louis Delluc 2014, Penata Musik Terbaik César Awards, Prancis 2015, nominasi Un Certain Regard Award Cannes Film Festival 2014. 

LA VOCE DELLA LUNA
(Italia, 1989, Durasi: 120 menit, Sutradara: Federico Fellini)
Didukung oleh Konsulat Kehormatan Italia di Denpasar

Fellini mengandaikan tentang bisikan jiwa yang hanya bisa didengar oleh orang-orang gila dan gelandangan. Kisah film ini berangkat dari karya sastra Il poema dei lunatici karya Ermano Cavazzoni, berkisah tentang Micheluzzi bersaudara yang terobsesi menangkap bulan. Pertemuannya dengan Gonnela, mantan pejabat yang mengidap paranoia akut membuahkan petualangan yang indah sekaligus getir. 

Film ini menerima penghargaan David di Donatello Awards untuk Best Actor, Best Editing, dan Best Production serta mendapat nominasi untuk Best Director, Best Film, Best Cinematography, Best Music, and Best Producer. Film ini adalah film terakhir Fellini sebelum ia berpulang pada tahun 1993.

agenda acara bulan ini
  • SEMESTA KITA

    Kreativitas dalam seni kini semakin melampaui sekat dan aneka batasan yang baku dan kaku. Fenomena kemajuan teknologi informasi, merujuk kehadiran gawai yang memungkinkan sebuah peristiwa secara seketika dan serentak dapat disaksikan di belahan bumi manapun, terbukti turut pula mengubah pandangan masyarakat terkait pemahaman atas nilai-nilai dasar.

  • DISKUSI DAN PEMUTARAN SINEMA 16

    Kelas Kreatif Bentara kali ini akan menghadirkan pengalaman para sineas-sineas muda yang masih menempuh pendidikan di Jurusan Televisi dan Film Angkatan 2016, guna menghasilkan karya-karya yang bukan semata unggul secara bahasa gambar, melainkan juga mengeksplorasi satu tematik tertentu, semisal kali ini “Isu Sosial dalam Lokalitas Budaya Bali".