PUSTAKA BENTARA : SEGALANYA TERHUBUNG

Bincang Buku dan Workshop Sains Spiritualitas

Minggu, 15 Desember 2019 Bentara Budaya Bali | 09.30 WITA

Segala di dunia ini, mulai dari yang kecil nan halus, yang di dalam diri manusia (mikrokosmos/jagat alit), hingga segala yang terlihat, bisa disentuh, termasuk gugusan benda-benda angkasa (makrokosmos/jagat agung) sesungguhnya saling terhubung satu sama lain. Ilmu fisika lewat nama-nama besar seperti Max Planck, John Wheeler dan David Bohm hingga ahli biologi Vladimir Poponin & Peter Gariaev mengukuhkan kesimpulan itu melalui eksperimen-eksperimen mereka. 

Dalam bukunya The Divine Matrix, Gregg Braden menyebutkan, keterhubungan itu terjadi karena adanya medan energi tunggal yang universal, yang di zaman Yunani kuno disebut Ether. Pada tahun 1600-an, Bapak Sains Modern Sir Isaac Newton juga menggunakan kata Ether untuk mendeskripsikan “substansi tak terlihat yang merembesi dan menyelimuti seluruh alam semesta, yang menyebabkan gravitasi dan juga sensasi di dalam tubuh“.

James Clerk Maxwell, Bapak Teori Elektromagnetik, mendeskripsikan Ether sebagai “substansi yang sangat halus, yang seharusnya eksis di bagian-bagian ruang yang tampak kosong yang telah ada sejak permulaan masa“. Orang Jawa memiliki istilah sendiri untuk Ether, yakni Akasa. Dan dalam filsafat China, Ether disebut Tao.

Jadi, ada “Kekuatan Cerdas“ dalam pola-pola tertentu (yang oleh Gregg Braden disebut Matriks Ilahi; sementara ada ilmu kebajikan kuno yang menyebutnya Jaring-Jaring Dewa) yang subtle (halus), yang mengoneksikan segala sesuatu dan menyambungkannya dengan kekuatan tertinggi dari alam yang lebih agung. Maka, apa yang disebut sebagai “ruang kosong“ diantara kita sesungguhnya sama sekali tidak kosong. Dengan demikian, keterpisahan antara manusia, dan antara manusia dengan segala sesuatu yang lain, itu hanyalah ilusi. 

Program Pustaka Bentara kali ini, yang dirangkaikan pula workshop sains spiritualitas akan membincangkan perihal matrix, fisika kuantum dan kesadaran, berikut cara berkomunikasi dengan matrix; berangkat dari buku "The Divine Matrix" Gregg Braden. Sebagai narasumber yakni Aswar (Seorang mentor kesadaran, dan founder komunitas Pure Consciousness Indonesia)

Aswar terbilang sebagai pengusaha muda yang sukses setelah menjalani berbagai pengalaman kegagalan, aral rintang kehidupan, serta menekuni kebijakan hidup yang bersifat lintas agama. Ia juga mentor “Map of Consciousness“ dan telah menulis dua buah buku seputar “Emotional Freedom Technique“ bersama Prof. dr Sugeng Juwono Mardihusodo.

agenda acara bulan ini
  • LOMBA MUSIKALISASI PUISI SMA/SMK SE-BALI

    Memaknai peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Badan Eksekutif Mahasiswa IKBM Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar menyelenggarakan Lomba Musikalisasi Puisi se-Bali. Lomba yang diselenggarakan di Bentara Budaya Bali ini terbuka bagi bagi siswa SMA/SMK/Sederajat se-Bali.

    Adapun lomba ini diniatkan untuk membuka ruang kreativitas dan apresiasi seluasnya bagi generasi muda melalui ragam kesenian kolaboratif yang lintas bidang. Musikalisasi puisi bukan saja mengedepankan unsur-unsur susastra dalam puisi, namun mempertautkan pula seni musik dan pemanggungan atau seni panggung.