PARTICIPATORY PLANNING

Architects Under Big 3

Jumat, 15 Februari 2019 Bentara Budaya Bali | pukul 19.00 WITA

Urban desain di Indonesia menghadapi isu dan tantangan yang besar. Ruang-ruang kota seringkali tidak menjawab kebutuhan pengguna ruang dan memberikan dampak negatif terhadap berkelanjutan kota tersebut. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan desainer terhadap sosial kultur suatu daerah dan maraknya pengetahuan barat pada jenjang pendidikan sehingga membentuk ruang-ruang kota yang asing baik bagi pengguna dan juga pemangku kepentingan.

Untuk mendesain ruang kota yang baik dan berkelanjutan, desain ruang kota memerlukan partisipasi dari semua pihak yang bersangkutan. Project block by block yang dilaksanakan oleh UN-HABITAT dan bekerja sama dengan pemerintahan Johannesburg, Afrika Selatan membuat model perencanaan ruang terbuka hijau menggunakan game Minecraft sebagai basis partisipasi masyarakat. Dengan menggunakan game Minecraft, pengguna ruang terbuka dapat mendesain secara langsung bentuk ruang kota yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan dan harapan.

Pada program Architect Under Big 3, akan dihadirkan presentasi dan diskusi yang dipersembahkan untuk arsitek muda usia dibawah 30 tahun. Arsitek muda diberi kesempatan untuk mempresentasikan karya arsitektur beserta pemikiran mereka, kali ini seputar “Participatory Planning“.   

Architects Under Big 3 (AUB3) merupakan sebuah program berkala dan berkelanjutan yang diselenggarakan  di Danes Art Veranda, dimulai pertama kali pada tahun 2010. Para peserta diberi kebebasan untuk memilih ruangnya sendiri ,  di manapun mereka rasa paling nyaman untuk berbagi cerita dengan pendengarnya. Melalui pendekatan ini, arsitek muda beserta ide dan karya arsitekturnya berkesempatan untuk mendapatkan ruang berkomunikasi dengan khalayak yang lebih luas, baik khalayak awam arsitektur maupun khalayak arsitektur.

Hingga Januari 2019, AUB3 telah menyelenggarakan 104 seri dengan berbagai topik dan bahasan yang bervariasi. Tampil sebagai narasumber pada seri kali ini yakni Reza Mahdi Daniswara (Arkana Architects). 

Reza Mahdi Daniswara lahir di Bandung pada tanggal 6 Juni 1988. Setelah lulus dari arsitektur Universitas Katolik Parahyangan, dan melanjutkan studi master di Technische Universitat Darmstadt, Jerman. Selain menulis dan berarsitektur, ia juga mengajar musik di KJRI Frankfurt.

agenda acara bulan ini
  • CERITA PEREMPUAN PARUH BAYA

    Sudah menjadi keniscayaan dunia seni, tema tentang perempuan diangkat oleh para seniman lintas bidang. Namun kali ini, Sinema Bentara akan mengangkat cerita tentang perempuan paruh baya, tahapan usia yang mengundang aneka problematik kehidupan tersendiri. Bila masa muda diandaikan sebagai musim semi yang hari-harinya diwarnai keriangan dan pujian, akan tetapi saat seorang perempuan memasuki usia paruh baya, terasa benar berbagai masalah merundung keseharian mereka.