Pameran Trimatra-Camelia Janualita & DH Mahardika

UNDRESSED

Sabtu, 13 Juli 2019 Bentara Budaya Yogyakarta | pukul 19.00 WIB

Camelia Janualita & DH Mahardika
Kurator: Hendra Himawan
Pembukaan Pameran:  Sabtu, 13 Juli 2019 | Pukul 19.00 WIB
Pameran  berlangsung 13 – 21 Juli 2019 | 09.00 – 21.00 WIB

 
Pameran bersama dua pematung perempuan ini, yaitu DH Mahardika dan Camelia Janualita bertema Undress(ed) yang menelisik proses kreatif mereka berhadapan dengan kompleksitas paradigma pemikiran tentang seni, perempuan dan seniman perempuan. Maka Undress(ed) berbicara tentang bagaimana dua seniman perempuan yang ‘menelanjangi’ dan meluruhkan segenap pemikiran, isu, polemik (identitas dan posisi seniman perempuan) yang berpedar di sekitar mereka, untuk kembali pada esensi penciptaan seni itu sendiri.

agenda acara bulan ini
  • JAZZ MBEN SENEN

    Pagelaran musik mingguan : 4, 11, 18 dan 25 November 2019

  • KUNOKINI

    Kunokini menampilkan karya fotografer Antara yang bertugas di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tema “Tradisi dan Kebudayaan Jawa Tengah dan Yogyakarta“ dipilih untuk merangkai foto-foto yang dipamerkan. Sebelumnya, acara ini diselenggarakan di Makassar, Surabaya, dan Semarang di mana kegiatan ini merupakan pameran rutin yang digelar oleh Galeri Foto Antara.

  • Dragonfly : Pengetahuan dan Citra karya Wahyu (IDS) Sigit

    Stefanus Wahyu Sigit Rahadi merespons keberadaan serta keanekaragaman capung ke dalam sepilihan karya-karya fotografinya. Ia menyusuri berbagai wilayah demi mengabadikan capung, mulai dari tepian sawah hingga kawasan-kawasan hutan. Pria kelahiran Temanggung, 3 Agustus 1969 ini dulunya alumnus fakultas sastra Universitas Sanata Dharma, sempat bekerja guru sosiologi di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St Albertus Malang, Jawa Timur sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan focus ‘berburu’ capung. Pada 15 September 2010, ia mendirikan Indonesia Dragonfly Society (IDS), sebuah komunitas pecinta capung Indonesia.
    Dalam pameran ini, kita akan menyaksikan foto-foto terpilih karya Wahyu Sigit termasuk kreasi instalasi capung. Seluruhnya dihadirkan untuk memberikan pengetahuan serta membangkitkan kesadaran publik atas betapa kayanya spesies capung di Indonesia.