PAMERAN EMPAT PANEL

Akademika Bentara

Minggu, 23 Juni 2019 Bentara Budaya Bali | pukul 18.30 WITA

Pembukaan : Minggu, 23 Juni 2019, pukul 18.30 WITA
Pameran berlangsung : 24 – 30 Juni 2019, pukul 10.00 – 18.00 WITA

Program Akademika Bentara kali ini mengetengahkan pameran bersama karya mahasiswa yang berasal dari empat perguruan tinggi seni di Bali, yakni ISI Denpasar, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Universitas Hindu Indonesia (UNHI) dan IKIP PGRI Bali. Institusi pendidikan merupakan salah satu komponen penting medan sosial seni rupa, inkubator tempat para mahasiswa seni ditempa bakat dan  minatnya serta dimatangkan. 

Pameran yang bertajuk “Empat Panel“ ini mencoba menelisik dan memantik ruang ruang kemungkinan yang lebih dalam dan luas ketimbang sekedar menjadi ajang pameran bersama. Dalam pameran ini arti kata kolaborasi coba dimaknai secara lebih mendalam dengan berpijak pada model kerja kreatif bersama yang berpijak pada model kerja kolaboratif lintas intitusi

Pendekatan model kolaboratif gabungan ini adalah model kolaboratif yang mempertemukan gagasan sekian pihak tanpa menghilangkan karakteristik tiap indIvidu yang berkolaborasi. Dalam kolaboratif dengan pendekatan gabungan ini "kita" hadir sebagai kumpulan dari "aku". "Kita" tidak mematikan "aku" tapi juga "aku" yang secara sadar bertemu dan berinteraksi untuk menjadi "kita". Ada pun metode presentasi (penyajian) karya adaah menghadirkan empat panel lukisan dari mahasiswa empat institusi ini menjadi satu karya. Masing masing institusi akan menampilkan 10 orang mahasiswanya, berarti akan ada sepuluh kelompok perupa yang akan menampilkan satu karya bersama yang terdiri dari empat panel karya dengan ukuran yang sama. 

Pameran yang dikuratori Made Susanta Dwitanaya, S.Pd, M.Pd ini diniatkan untuk mempresentasikan capaian-capaian kreatif para perupa muda dari empat institusi pendidikan seni yang ada di Bali . Diharapkan terjadi kemungkinan-kemungkinan visual yang kreatif sekaligus lebih menyegarkan. Dengan ini diharapkan dapat terbaca pula perkembangan dunia pendidikan seni rupa  yang ada di Bali dan terproyeksikan upaya regenerasi dunia senirupa Bali yang dinamis dan progresif. 

Pameran diikuti 38 seniman muda lintas universitas, antara lain: Romario Paulus Bagus Saputra Bere (IKIP PGRI Bali), I Made Dwi Karang Prasetya (IKIP PGRI Bali), I Wayan Agus Sudiarta Yadnya (IKIP PGRI Bali), Putu Agus Eka Kardipta (IKIP PGRI Bali), I Putu Fendy Puja Haryanta (IKIP PGRI Bali), Kadek Dita Purnama Sari (IKIP PGRI Bali), I Nyoman Gede Bendesa Putra (IKIP PGRI Bali), I Gede Eka Wiliantara (IKIP PGRI Bali), Putra Wali Aco (Undiksha), A.A Istri Ratih Aptiwidyari (Undiksha), Deny Kurniawan (Undiksha), Eky Irfirdaus (Undiksha), Ririn Gusmawarni (Undiksha), Vincent Chandra (Undiksha), Putu Dudik Ariawan (Undiksha), Afan Farhan (Undiksha), Totok Hariyono (Undiksha), Vicky Firman Nurmanda (Undiksha), Ni Putu Novia Fariyanti Dewi (ISI Denpasar), Ni Putu Nia Apriani (ISI Denpasar), Ni Wayan Satiani Pradnya ParamitaIs (ISI Denpasar), I Komang Cahyanta (ISI Denpasar), I Gusti Putu Yogi Jana Priya (ISI Denpasar), I Putu Adi Putra Wiwana (ISI Denpasar), I Gusti Gurah Dalem Ramadi (ISI Denpasar), I Made Oka Mardiadinata (ISI Denpasar), I Kadek Sutendra (ISI Denpasar), Dany Soma Wiguna (ISI Denpasar), I Made Wicakrma (UNHI Denpasar), I Kadek Bangkit Artha Gunadi (UNHI Denpasar), Ida Bagus Eka Suta Harunaka (UNHI Denpasar), Ida Bagus Arta Triatmaja (UNHI Denpasar), I Wayan Harry Bayuna (UNHI Denpasar), I Gede Wedhana (UNHI Denpasar), Komang Sulaksana (UNHI Denpasar), I Made Sastrawan (UNHI Denpasar), Gede Susila (UNHI Denpasar), Made Andre (UNHI Denpasar).

agenda acara bulan ini
  • CERITA PEREMPUAN PARUH BAYA

    Sudah menjadi keniscayaan dunia seni, tema tentang perempuan diangkat oleh para seniman lintas bidang. Namun kali ini, Sinema Bentara akan mengangkat cerita tentang perempuan paruh baya, tahapan usia yang mengundang aneka problematik kehidupan tersendiri. Bila masa muda diandaikan sebagai musim semi yang hari-harinya diwarnai keriangan dan pujian, akan tetapi saat seorang perempuan memasuki usia paruh baya, terasa benar berbagai masalah merundung keseharian mereka.