ORAK ARIK

Pameran Seni Rupa Kelompok Happines House

Rabu, 24 April 2019 Balai Soedajtmoko Solo | pukul 19.30 WIB

Pameran Berlangsung :
24-29 April 2019 | Pukul 09.30 – 21.30 WIB

Manusia adalah makhluk sosial, di mana ia berada tentu hidup di dalam lingkungan yang membutuhkan komunikasi, partisipasi dan kontribusi yang baik.  Dengan  berbagai  kebutuhan  dan  kebiasaan  yang  berbeda-beda manusia  memiliki cara pandang masing-masing dalam pengalamannya secara individu.  Sikap dan  perilaku  seni  yang  dituangkan  bisa  menjadi  bentuk  apresiasi  yang berbeda-beda  walaupun berada dalam latar belakang yang sama.  

Pameran Seni Rupa merupakan salah satu bentuk apresiasi yang bagus untuk bersosialisasi dalam hal seni khususnya seni rupa. Selain sebagai sarana sosialisasi juga sebagai ajang eksistensi sebagai seorang seniman. Para mahasiswa-mahasiswa seni rupa FSRD UNS Surakarta yang tergabung dalam Kominitas Happines House mempunyai gagasan untuk mengadakan pameran seni rupa rencananya akan diselenggarakan di Balai Soedjatmoko, Surakarta, 10 april 2019 dengan kurator Sigit Purnomo Adi dan IGN Marutama.

Happines House adalah kelompok seni rupa yang terbentuk pada tahun 2015 beranggotakan sebagian besar mahasiswa seni rupa murni FSRD UNS dari berbagai angkatan. Program-program yang sudah di jalankan komunitas Hapinnes House atau yang akrab dipanggil HH cukup banyak meliputi membuat diskusi seni rupa, bedah karya, pameran bersama maupun tunggal dan proyek-proyek seni lain yang asik-asik.

Proyek pameran bersama  merupakan program yang sudah berjalan beberapa kali dalam satu rangkaian nama yang disebut happines art project atau proyek seni bahagia,  pada kesempatan yang menyenangkan ini kami  menampilkan 8 perupa yang mempunyai  latar belakang dari  mahasiswa aktif Seni  Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta  dan mengambil gagasan mereka tentang “orak-arik“ berdasarkan dari sudut pandang dan persepsi mereka. Dengan berbagai teknik yang dituangkan secara visual, mereka mencoba menghadirkan karya-karya yang diharapkan bisa diapresiasi oleh masyarakat luas khususnya di Kota Surakarta dan sekitarnya.

agenda acara bulan ini
  • GUMREGAH

    Gumregah merupakan keadaan diri (self awareness) disertai dengan semangat untuk bergerak melakukan kerja nyata yang positif. Motivasi ini muncul melatarbelakangi bergabungnya tiga puluhan kriyawan, terdiri dari 27 dosen aktif dan 3 telah purna tugas dari jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta, menggelar karya di Bentara Budaya Solo di penghujung tahun 2019 ini.

  • DECEMBER TO REMEMBER

    Blues on stage di bulan Desember ini bertajuk "December to remember". Menjadi panggung musik blues penghujung tahun 2019 di Bentara Budaya Solo. “Penggiat musik blues, khususnya di Solo masih minim, belum sebanyak band-band bergenre rock, metal, reggae, pop, folk“ ungkap Indra Permana (Man, begitu dia akrab disapa) dari West Brother Solo.

  • Orkes Keroncong KKMS

    KKMS berawal dari keresahan serta euforia kaum muda yang berdomisili di kota Surakarta untuk tetap mempertahankan budaya keroncong. Dengan niat dan tekad yang bulat dan ambisi nguri-uri keroncong terbentuklah Komunitas Keroncong Muda Surakarta pada 18 Januari 2019.

  • SERAT WIRA ISWARA-GANDRUNG ASMARA

    Serat Wira Iswara adalah termasuk karya besar ISKS Pakoeboewono IX. Sesuai dengan namanya Wira, wara, warah, yang artinya ajaran, petuah; Iswara artinya raja. Jadi Wira Iswara adalah ajaran atau petuah yang disampaikan oleh raja, dan karena isinya maka serat ini dapat digolongkan sebagai karya sastra tutur atau sastra ajar. Serat Wira Iswara adalah merupakan kompilasi dari berbagai karya beliau, di antaranya Serat Gandrung Asmara, Serat Gandrung Turidha, Serat Wulang Rajaputra, Serat Wulang Putri, dsb.

  • ALTIN GUN

    Altin Gün (yang merupakan singkatan dari Golden Morning) kini telah merilis dua (2) album dan beberapa single. Pada 2017 album debut On dirilis, diikuti oleh single Goca Dunya. Album baru, Gece, dirilis pada April 2019. Di Eropa ini dirilis melalui Glitterbeat Records dan di AS dan Kanada melalui ATO Records. Single pertama adalah single Süpürgesi Yoncadan.