NGOBROLIN TJAMBOEK BERDOERI (KWEE THIAM TJING)

Bersama Arief W Djati

Selasa, 28 Januari 2020 Bentara Budaya Yogyakarta | 19.00 WIB

Kwee Thiam Tjing merupakan seorang jurnalis yang berasal dari Jawa Timur. Kwee lebih banyak menulis di Sin Tit Po, sebuah surat kabar terbitan orang – orang Tionghoa di Surabaya. Selain menulis di Sin Tit Po, Kwee juga menulis di berbagai surat kabar seperti Soera Poebliek, Pewarta Soerabaia, dan Pewarta Djember. Kwee sendiri merupakan redaktur Pewarta Djember di jaman pergerakan. 

Dirinya pernah masuk penjara Kalisosok, Surabaya dikarenakan persoalan pers. Kwee yang tidak pernah berhenti menulis kemudian memiliki nama samaran Tjamboek Berdoeri yang dipakainya juga saat menulis sebuah catatan yang diberi judul Indonesia Dalem Api dan Bara. Tulisan ini memiliki latar kejadi di Malang pada perang kemerdekaan. Sebuah penerbit di Malang kemudian menerbitkannya dengan kertas merang.

Tjamboek Berdoeri kemudian pergi ke Malaysia dan menetap di sana, tapi kembali lagi ke Indonesia dan menulis di Indonesia Raya pada tahun 1971 – 1973. Tulisan ini juga dibukukan dengan judul Menjadi Tjamboek Berdoeri. Ben Anderson menemukan Indonesia Dalem Api dan Bara pada tahun 1963 di Jakarta, dan baru menemukan arah terang pada tahun 2001,  kemudian Ben Anderson menjadi bagian dari penerbitan kumpulan tulisan Kwee di Indonesia Raya. Kita akan memperbincangkan Kwee yang merupakan jurnalis dan penulis ini baik dari sisi buku Indonesia Dalem Api dan Bara serta tulisan dia di Indonesia Raya.