MUDA BERBUDAYA

Pentas Bentara Muda

Kamis, 20 Desember 2018 Bentara Budaya Jakarta I 19.30 WIB



Di penghujung tahun 2018 ini, Bentara Budaya Jakarta akan menggelar pertunjukan “Muda Berbudaya“ yang menampilkan karya seni dari berbagai macam kegiatan Bentara Muda Jakarta. 

Mengangkat tema “Muda Berbudaya“, komunitas Bentara Muda ingin menampilkan karya seni mereka yang berakar pada kebudayaan nusantara. Semangatnya adalah kolaborasi berbagai bidang seni yang selama ini digeluti oleh Bentara Muda, meliputi tari, karawitan, paduan suara dan seni rupa. 

Komunitas Bentara Muda dibentuk oleh Bentara Budaya Jakarta pada 8 Agustus 2011 dengan maksud mendekatkan, melibatkan, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda pada kekayaan budaya, baik kultur tradisi maupun kreasi kontemporer di Indonesia. Anggotanya terdiri dari pelajar dan mahasiswa lintas bidang akademis, berbagai latar peminatan seni, serta memiliki keinginan yang sama untuk menambah wawasan di bidang Seni Budaya.

Sebagai komunitas muda pecinta seni, Bentara Muda secara berkala menggelar kegiatan yang senafas dengan misi Bentara Budaya, yakni menghadirkan berbagai bentuk kreativitas, termasuk seni-seni pinggiran demi memupuk identitas ke-Indonesiaan yang plural. 

Hingga kini, Bentara Muda telah menyelenggarakan kegiatan apresiasi seni yang sedapat mungkin dikemas dengan semangat kekinian anak muda, di antaranya Kelas Tari Nusantara, Kelas Karawitan, Kelas Paduan Suara, Kelas Gambar Bareng, serta rutin menggelar program lintas bidang, seperti diskusi sastra, pemutaran film, lokakarya fotografi, musik, dan teater.

agenda acara bulan ini
  • KOLEKSI KERAMIK BENTARA BUDAYA

    Keramik koleksi Bentara Budaya Jakarta merupakan hasil perintisan dan pengumpulan yang diawali oleh pendiri Kompas Gramedia, almarhum PK Ojong. Kini jumlahnya lebih dari 1.000 karya seni, meliputi piring, mangkuk, wadah air, serta benda dekoratif seperti patung. Keramik lokal dan benda-benda berbahan dasar tanah liat dari berbagai dinasti juga menjadi andalan koleksi lembaga ini; mulai dari dinasti Sung, Yuan, Tang, Ming dan Ching, juga beragam keramik lokal dari Singkawang, Cirebon, Bali, dan Plered.

    Pameran Galeri Sisi kali ini mencoba menampilkan karya keramik yang tidak dibatasi oleh rentang waktu, jenis bahan dan muasal benda-benda keramik yang dikoleksi sejak tahun 1980an namun lebih spesifik menampilkan keramik-keramik dari sisi bentuk yang menyangkut nilai-nilai estetiknya.