MONOKROM

Pameran Lukisan Pensil Karya Toni Hariyanto

Jumat, 01 Maret 2019 Bentara Budaya Jakarta | 19.30 WIB


Pembukaan : Jumat, 1 Maret 2019 pukul 19.30 WIB
Diresmikan oleh : Yos Soesilo (Pendiri Asosiasi Pelukis Indonesia)
Pameran berlangsung : 2 – 11 Maret 2019 pukul 10.00 – 18.00 WIB
Hari Libur Nasional pameran tutup

Rangkaian Acara:
WORKSHOP MELUKIS ANATOMI 
Metode Golden Numbers
Narasumber: Toni Hariyanto
Sabtu, 9 Maret 2019 pukul 13.00 – 17.00 WIB

Toni Hariyanto, seniman lukis pensil kelahiran Madiun 1957, akan memamerkan lebih dari 60 karyanya dalam pameran bertajuk ‘Monokrom’. Pilihan obyeknya sebagian besar berupa potret wajah, binatang, dan figur lain yang membutuhkan presisi tinggi dalam melukis; seluruhnya digarap Toni ke dalam wujud lukisan pensil yang realis dan detail. 

Selama ini Toni Hariyanto dikenal sebagai dosen di beberapa kampus dan mengasah kemampuan melukisnya dengan bergabung ke berbagai komunitas lukis daring. Dia lebih intens menekuni lukis pensil selepas pensiun dini dan karena kepiawiannya ini dia beberapa kali diminta untuk melukis potret para tokoh. 

Bagi Toni, melukis realis dengan pensil membutuhkan akurasi dan presisi yang lebih tinggi tinimbang medium lukis lain. Pensil yang identik dengan arang tentu hanya menghasilkan karya dengan satu warna, yaitu hitam dan untuk membuat karya lebih memikat seorang senimannya mesti piawi memainkan gradasi ‘hitam-putih’. Karena kesederhanaannya ini, teknik lukis pensil menjadi amat menarik bagi Toni di mana dirinya mengaku selalu tertantang memindahkan rupa obyek yang rinci ke dalam bidang lukis pensil yang monokrom itu. 

Selain pernah memberikan kuliah di Politeknik Negeri Jakarta, Toni juga mengajar di Polimedia Media Kreatif Negeri Jakarta, SSR Jakarta, Unic Jakarta dan mendirikan Toniart Drawing Academy. Dalam beberapa kesempatan, Toni juga memberikan workshop lukis pensil bagi generasi muda di Jakarta.

Unduh Katalog Pameran

agenda acara bulan ini
  • Pentas Monolog "BLACK CAT"

    Di bulan Agustus ini, Bentara Budaya Jakarta bekerjasama dengan Republic of Performing Arts menggelar pertunjukan monolog yang berjudul “Black Cat“. Naskah “Black Cat“ diambil dari cerita pendek yang ditulis oleh sastrawan Amerika ternama: Edgar Allan Poe. Ia dikenal sebagai pionir dalam cerita horor dan misteri.
    Amien Kamil, sutradara, melakukan riset dan pendalaman secara psikologis yang mendalam terhadap naskah ini. “Black Cat“ yang mengisahkan masalah keimanan dan mengungkapkan sisi kelam dari takdir manusia yang sedang menghadapi eksekusi kematian ini dipandang unik apabila diadaptasi menjadi sebuah pertunjukan monolog. Bertindak sebagai aktor utama dalam pementasan ini adalah Babs Yls.