MELUKIS DI ATAS JAM KAYU

Gambar Bareng Bentara Muda

Sabtu, 20 Juli 2019 Bentara Budaya Jakarta | 14.00 WIB

Gambar Bareng Bentara Muda hadir lagi dan mengajak para pecinta seni untuk turut bersama mengekspresikan kreativitasnya dalam Workshop Melukis di Atas Jam Kayu di Bentara Budaya Jakarta.

Medium lukis kini memang kian digarap secara intens sekaligus inovatif. Para pegiat seni tidak hanya berkarya di atas kanvas dan terus mencari kemungkinan-kemungkinan baru penciptaan–termasuk tentunya di atas jam kayu. Beberapa kalangan bahkan juga mencoba mengembangkan ragam kreasi ini menjadi sebentuk bisnis kreatif dan cukup menarik minat pasar sebagai salah satu bentuk cinderamata. 

Bentara Muda bersama tutor workshop kali ini, Vy Patiah, akan membagikan pengalaman mereka membuat kreasi lukis di atas jam kayu. Peserta akan dikenalkan dengan alat maupun bahan yang sesuai, termasuk mengetahui lebih jauh kesulitan dan keseruan menjajal ragam medium ini. 

Vy Patiah lulusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta dan bergabung dengan Bentara Muda sejak 2011. Sejak tahun 2008 telah mengikuti beberapa pameran di Malang, Yogyakarta, Jakarta, dan Tangerang. Pernah menjadi asisten pengajar keramik Endang Lestari dan asisten pengajar di Unit Balai Pelatihan Kesenian Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sejak tahun 2012 dia menjadi pengajar di SD Al Azhar 8 Kembangan dalam bidang seni lukis dan berkali menjadi tutor workshop di sekolah dan festival seni.

agenda acara bulan ini
  • “Kerak Residu“

    Bulan November ini, Bentara Budaya Jakarta menghadirkan pameran seni rupa karya Pupuk DP yang bertajuk “Kerak Residu“. Pameran akan dibuka pada hari Kamis tanggal 28 November 2019 pukul 19.30 WIB dan berlangsung mulai tanggal 29 November hingga 7 Desember 2019 pukul 10.00 WIB – 18.00 WIB.

    Mengambil judul “Kerak Residu“, pameran kali ini adalah refleksi dari keadaan atau situasi dari perjalanan hidup Pupuk DP. Karya – karya yang ekspresif mendominasi dalam pameran ini. Teknik campuran lukisan dan benda-benda tiga dimensional seperti boneka-boneka yang diletakkan di etalase menggambarkan sebuah narasi dan memberikan kesan personal dari setiap peristiwa yang ia alami.