Lengkung Pelangi Merah Putih

bersama @jungkat jungkit

Rabu, 12 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB | Live IG @bentarabudayasolo


Jungkat Jungkit merupakan band indie yang menawarkan kerenyahan musikalitas pop berlandaskan kesyahduan blues. 11 Agustus 2013 menjadi titik tolak lahirnya Jungkat-Jungkit, duo pop-blues dari Kota Bengawan. Pasangan suami istri, Safina Nadisa (Adis) sebagai vocalis dan  gitaris Said Abdullah (Said). Nama Jungkat-Jungkit sendiri berfilosofikan sebuah keseimbangan dalam proses berkarya; terinspirasi dari puisi karya Adimas Imanuel, kawan mereka sekaligus penyair muda yang terkenal lewat antologi puisi berjudul “Pelesir Mimpi“.
Jungkat-Jungkit mengharumkan nama Indonesia dengan berpartisipasi di ajang musik internasional, Ethno India 2016. Ajang Ethno India diselenggarakan di Ramnagar, Uttarakhand, India pada 4-14 Maret 2016. Ajang ini menjadi sebuah kesempatan bagi para musisi muda dunia untuk bertukar pikiran. Jungkat-Jungkit menjadi satu-satunya musisi perwakilan Indonesia. Tak cukup sampai disitu, Jungkat-Jungkit pada tahun yang sama juga berkesempatan hadir di acara Frankfurt Bookfair di German. 
Lagu yang sudah dihasilkan diantaranya adalah  “What Words Cannot Explain“ yang penuh rayuan, “Kuku“ yang centil dan energik, “Jungkat-Jungkit“ yang berbalut musikalisasi puisi, dan “Lengkung Pelangi“ yang sarat pembiasan nurani.
Sebelum mengeluarkan single, Jungkat Jungkit kerap mendaur ulang lagu-lagu penyanyi terkenal baik dari dalam maupun luar negeri.

Jangan lewatkan yaa! 
#terasbentara #bentarabudaya #kompasgramedia