JAZZ MBEN SENEN

Pagelaran Musik Mingguan : 4, 11, 18 dan 25 November 2019

4 Nov 2019 ~ 25 Nov 2019 Bentara Budaya Yogyakarta | 20.00 WIB

Jazz Mben Senen (JMS) yang diselenggarakan secara rutin setiap minggu pada hari Senin malam di pelataran Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) diniatkan untuk lebih memasyarakatkan jazz sebagai salah satu jenis musik yang cukup populer di Indonesia. Sebagai sebuah pertunjukan musik jazz yang sudah berlangsung selama sepuluh tahun, JMS telah dikenal luas tidak hanya oleh masyarakat Yogyakarta. Banyak penonton yang datang dari luar kota Yogyakarta untuk menikmati musik jazz yang bisa diakses secara gratis ini. Bahkan telah mulai terbentuk komunitas-komunitas baru pecinta musik jazz. Akan tetapi, hal ini tidak menyurutkan upaya untuk memperluas dan mempermudah akses masyarakat untuk menikmati musik jazz dengan terus mengkomunikasikan acara JMS ini kepada khalayak luas. 


agenda acara bulan ini
  • KUNOKINI

    Kunokini menampilkan karya fotografer Antara yang bertugas di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tema “Tradisi dan Kebudayaan Jawa Tengah dan Yogyakarta“ dipilih untuk merangkai foto-foto yang dipamerkan. Sebelumnya, acara ini diselenggarakan di Makassar, Surabaya, dan Semarang di mana kegiatan ini merupakan pameran rutin yang digelar oleh Galeri Foto Antara.

  • Dragonfly : Pengetahuan dan Citra karya Wahyu (IDS) Sigit

    Stefanus Wahyu Sigit Rahadi merespons keberadaan serta keanekaragaman capung ke dalam sepilihan karya-karya fotografinya. Ia menyusuri berbagai wilayah demi mengabadikan capung, mulai dari tepian sawah hingga kawasan-kawasan hutan. Pria kelahiran Temanggung, 3 Agustus 1969 ini dulunya alumnus fakultas sastra Universitas Sanata Dharma, sempat bekerja guru sosiologi di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St Albertus Malang, Jawa Timur sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan focus ‘berburu’ capung. Pada 15 September 2010, ia mendirikan Indonesia Dragonfly Society (IDS), sebuah komunitas pecinta capung Indonesia.
    Dalam pameran ini, kita akan menyaksikan foto-foto terpilih karya Wahyu Sigit termasuk kreasi instalasi capung. Seluruhnya dihadirkan untuk memberikan pengetahuan serta membangkitkan kesadaran publik atas betapa kayanya spesies capung di Indonesia.