JAPUIK TABAO - Ngumpulke Balung Pisah

Pameran Seni Rupa

Kamis, 10 Oktober 2019

Pembukaan :
Kamis, 10 Oktober 2019
Pukul 19.30 WIB
Dibuka oleh : Hanifah Komala (art lover)

Rangkaian Acara :

Workshop
Musik Budaya
“Dialektika Talempong Pacik“
Oleh Rijal Tanmenan dkk.
Jumat, 11 Oktober 2019
Pukul 15.00 WIB

Pemutaran Film 
Surau Kito karya Rizqy Vajra
Laruik Sandjo karya Yudha Wibisono
Sabtu, 12 Oktober 2019
Pukul 16.00 WIB

Di Bentara Budaya Jakarta
Jalan Palmerah Selatan no.17 Jakarta Pusat

Di bulan Oktober ini, Bentara Budaya Jakarta bekerjasama dengan 78 perupa dari seluruh Indonesia menggelar pameran yang bertajuk Japuik Tabao “Ngumpulke Balung Pisah“. Pameran ini akan menampilkan sebanyak 77 karya dari berbagai macam aliran seni rupa. 

Japuik Tabao, sebuah idiom dari Bahasa Minang yang berarti menjemput kehadiran, menjadi semangat dasar dalam pameran ini. Dari awal penyelenggaraannya di tahun 2016, pameran ini dimaksudkan sebagai ajang bertemunya seniman-seniman yang memiliki latar belakang etnis dan budaya yang berbeda.
Ide untuk bergerak melintasi wilayah dan berbagai macam identitas ini pertama kali digagas oleh Stefan Buana, seniman dari Barak Seni Yogyakarta. Di dalam catatan yang ditulis di dalam katalog pameran ini, ia menekankan pentingnya seniman untuk menampilkan keberagaman budaya Indonesia sehingga masyarakat luas dapat menghargai setiap perbedaan yang tampak dalam suatu karya.

Perupa-perupa yang menjadi peserta dalam pameran Japuik Tabao ini berasal dari Aceh, Minang, Jakarta, Yogyakarta, Riau, Surabaya, Bali, Manado, Banten, Kalimantan dan Papua. “Para seniman itu menjadi gambaran keragaman etnis dan budaya di Indonesia.“ Ungkap Rain Rosidi, dosen Institut Seni Indonesia yang bertindak sebagai penulis untuk pameran ini.

Keberagaman ini pula yang ditangkap oleh Efix Mulyadi, Kurator Bentara Budaya, ketika melihat puluhan karya rupa seniman dalam pameran ini.“Bentara Budaya dengan tangan terbuka ikut memfasilitasi pameran ini, dengan harapan agar keberagaman seni budaya benar-benar tumbuh dan mewujud di seantero wilayah Indonesia“ kata Efix Mulyadi, Kurator Bentara Budaya.

Pameran akan dirangkaikan dengan acara workshop Musik Budaya “Dialektika Talempong Pacik“ bersama Rijal Tanmenan dan kawan-kawan pada hari Jumat, tanggal 11 Oktober 2019 pukul 15.00 WIB. Tidak hanya itu, di dalam rangkaian acara pameran ini diputar pula film-film karya sineas muda Rizqy Vajra dan Yudha Wibisono. “Surau Kito“ karya Rizqy Vajra dan “Laruik Sandjo“ karya Yudha Wibisono. Pemutaran film akan digelar pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB.

Seluruh rangkaian acara gratis dan terbuka untuk umum.

Unduh katalog pameran disini