Jalan Panjang Itu…

Bincang Sastra

Jumat, 25 Oktober 2019 Balai Soedjatmoko Solo | oukul 19.30 WIB

 Pawon Sastra

Jalan Panjang Itu…
Bincang Buku Perempuan Bersepatu Kulit Ikan dan Plato Memotong-motong Keju
Pembicara :
Ruth Yuliana Salim (Penikmat buku fiksi dan nonfiksi) 
Ruly R (Penulis)
Mutia Senja (Penyair)
Adhimas Prasetyo (Penyair dan tim redaksi buruan.co)



Untuk waktu yang lama, Komunitas Sastra Pawon menggarap terbitan-terbitan yang dibagikan gratis di beberapa acara sastra di Solo dan dikirim kepada para kongsi di sekian kota, misalnya Perpustakaan Universitas Indonesia (UI). Terbitan-terbitan itu pada suatu masa memuat nama-nama telanjur dikenal publik. Masa-masa setelahnya, terbitan Pawon memilih menampilkan tulisan dari para penulis baru. Dengan demikian, secara fungsional Buletin Sastra Pawon berkehendak menjadi lebih inklusif. Menjadi jalan pembuka bagi gairah menulis nama-nama yang belum populer. 
Komunitas Sastra Pawon dan kemudian juga anak kandungnya –Diskusi Kecil– menggagas ragam asa, sekian asa terwujud (Buletin Sastra Pawon suatu contoh), sebagian lainnya masih nyaman melayang-layang di ruang idea. Menerbitkan buku ialah salah satu keinginan (semoga mulia) yang kami idam-idamkan. Buku Perempuan Bersepatu Kulit Ikan dan Plato Memotong-motong Keju inilah keinginan yang maujud. Kawan-kawan Pawon yang terpaut letak geografis, rupa-rupa aktivitas bersemuka. Pagina-pagina kedua buku ini kiranya bagian dari pertautan yang palung dalam menafakuri kata-kata yang di antaranya terduga tumbuh di ladang komunitas, disiram dan dipupuk bersama-sama. 
Dalam pada itu, buku tak hendak terlupa pasca turun cetak. Dengan kegembiraan yang tak kurang-kurang, kami mengundang kawan-kawan untuk turut hadir merayakan buku Perempuan Bersepatu Kulit Ikan dan Plato Memotong-motong Keju. Perayaan ini mendaulat Ruth Yuliana Salim (Penikmat buku fiksi dan nonfiksi), Ruly R (Novelis dan Cerpenis), Mutia Senja (Penyair), dan Adhimas Prasetyo (Penyair dan Tim Redaksi buruan.co) sebagai para pendakwah. Tsah!

agenda acara bulan ini
  • PUNCAK WAKTU YANG MENGHITAM

    “Den ajembar momot lan mangku den kaya segara“ , petuah untuk sistem kepemimpinan dalam sebuah pemerintahan pewaris kekuasaan agar tercipta rasa aman dari konflik politik.