GEMATI

Pameran Tunggal Astuti Kusumo

Sabtu, 23 Februari 2019 Balai Soedajtmoko Solo | pukul 19.20 WIB

Dibuka oleh:
Iwan Kurniawan Lukminto (Tumurum Private Museum)
Hiburan Musik:
Trixie Band

Pembukaan Pameran : 
Sabtu, 23 Februari 2019 | Pukul 19.30 WIB
Pameran Berlangsung :
24 Februari– 1 Maret 2019 | Pukul 09.00 – 21.00 WIB


Ditengah dunia yang serba digital, kita dituntut untuk serba cepat. Percepatan teknologi yang tidak dapat dikira, lambat laun mengikis kesadaran kita atas aspek-aspek kedirian kita sebagai manusia. Percepatan ini pula yang menyebabkan munculnya egositas kita, hingga acuh pada sekeliling kita. Lihatlah dunia maya, pada laman-laman media sosial kita, pada surat-surat kabar dan berita, nampak kita menjadi abai kepada sesama, mudah menilai satu sama lain, menghujat satu sama lain, tanpa mau menilik kekurangan diri. Di lingkungan sosial kita hari ini, kemesraan keluarga, kearifan tetangga, tegur sapa, sopan santun, mulai terkikis. Nilai- nilai keramahan dan kasih sayang mulai hilang seturut mengikisnya adab dan nilai kemanusiaan kita. Tuntunan menjadi tontonan, tontonan menjadi tuntunan. 

Pameran GEMATI merupakan satu bentuk ungkapan ekspresi atas kikisnya kesadaran dan sensitivitas kita sebagai manusia. Menilik kembali definisi dan praktik asah, asih, asuh, rasa perhatian atas diri dan sesama, yang mengedepankan ‘roso-pangroso’. Sebuah suara tentang susahnya menjadi manusia yang ‘manusia’.

agenda acara bulan ini
  • ORAK ARIK

    Manusia adalah makhluk sosial, di mana ia berada tentu hidup di dalam lingkungan yang membutuhkan komunikasi, partisipasi dan kontribusi yang baik. Dengan berbagai kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda-beda manusia memiliki cara pandang masing-masing dalam pengalamannya secara individu. Sikap dan perilaku seni yang dituangkan bisa menjadi bentuk apresiasi yang berbeda-beda walaupun berada dalam latar belakang yang sama.

  • JAZZ THE BLUES OF US

    Kurang lebih 8 tahun Bentara Budaya Solo mempunyai agenda rutin Parkiran Jazz dan Blues on Stage, wadah komunitas para pecinta musik jazz dan Blues di Balai Soedjatmoko. Setelah program Parkiran Jazz dan Blues on Stage yang secara rutin terselenggara dan mendapat respon yang positif, hal ini ditandai dengan antusiasme para penampil dan para penonton yang hadir. Kami mencoba menggabungkan kedua genre musik ini dalam satu panggung yang sama.