FESTIVAL SINEMA PRANCIS 2019

Sinema Bentara

Jumat, 08 November 2019 Bentara Budaya Bali | 18.00 WITA

Program Sinema Bentara kali ini  menghadirkan Festival Sinema Prancis 2019, buah kerja sama dengan Institut Prancis Indonesia (IFI). Festival Sinema Prancis 2019 hadir di 25 tempat yang tersebar di 15 kota dan diselenggarakan serentak pada tanggal 6-10 November 2019, antara lain di Ambon, Banda Aceh, Bandung, Bali, Jakarta, Makassar, Malang, Medan, Purwokerto, Pontianak, Salatiga, Semarang, Surabaya, Surakarta dan Yogyakarta. Khusus Bali, selain di Bentara Budaya Bali pemutaran juga digelar di Alliance Francaise Bali dan Mash Denpasar.

Adapun film yang akan diputar di Bentara Budaya Bali berjudul Petit Paysan/ Bloody Milk (2016) garapan sutradara Hubert Charuel. Film ini masuk dalam Seleksi Program Semaine De La Critique di Cannes 2017 serta meraih penghargaan César Award 2018 kategori Aktor Terbaik dan Film Feature Debut Terbaik. Berdurasi 90 menit, Petit Paysan mengisahkan ketika salah satu sapinya sakit, Pierre berjuang untuk menyelamatkan kawanan sisanya.
Festival Sinema Prancis siselenggarakan sejak tahun 1996 oleh Institut Prancis Indonesia (IFI), Festival Film Prancis merupakan festival film asing pertama dan kesempatan utama bagi masyarakat Indonesia untuk menemukan keragaman dan kualitas produksi film Prancis. Setelah empat tahun terhenti, pertemuan penting agenda film ini kembali dengan evolusi yang kuat.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri perfilman Indonesia telah berkembang dan mengungguli industri perfilman di berbagai negara Asia Tenggara, baik dalam produktivitas film (137 film pada 2018), maupun dengan pembangunan bioskop multipleks (400 layar tambahan direncanakan pada 2019). Sekarang, sebagai pasar baru yang menjanjikan, seluruh dunia memperhatikan pertumbuhan industri perfilman Indonesia.

Dengan lingkungan yang menguntungkan ini, serta minat yang tiada henti dari pecinta film di Indonesia terhadap produksi film Prancis, IFI menghadirkan kembali Festival Sinema Prancis edisi ke-21 dengan 12 film Prancis pilihan yang menggambarkan semua genre, seperti komedi, aksi, drama, romansa, dokumenter, serta fantasi.

Pemutaran di Bentara Budaya Bali bersifat gratis dan terbuka bagi umum.

agenda acara bulan ini
  • BELUDRU PROJECT: Sustainability Spirit of Art in Bali

    Pameran seni rupa kali ini menampilkan karya-karya terpilih dari Kelompok Mangurupa, Badung. Merujuk tajuk “Beludru Project: Sustainability Spirit of Art in Bali“, eksibisi kali ini mencoba mengeksplorasi Beludru sebagai medium utama penciptaan. Daerah Badung sendiri dikenal menjadi titik tolak sejarah kesenian yang menggunakan kain beludru sebagai medium, dengan salah satu tokoh pelopornya yakni adalah Ida Bagus Gede (79).

    Beludru dan Bali cukup menarik jika ditelisik lebih dalam. Kain beludru boleh dikata selalu hadir di setiap upacara di Bali serta merupakan salah satu medium tradisi semisal untuk ukiran, aksesoris penari dan pendeta, menyimbolkan pula kemewahan dan ketenangan. Berangkat dari upaya eksplorasi medium beludru ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam medan seni rupa kontemporer Bali serta menjadi salah satu strategi gerakan seni kedaerahan yang mampu memberikan penawaran untuk menggerakkan kesadaran masyarakat akan seni rupa Bali saat ini.