EMOTION

Pameran Fotografi Klub Seni Rupa dan Desain - UKM Fokus UNS

Selasa, 23 Oktober 2018 Balai Soedjatmoko Solo | 19.30 WIB

Pembukaan Pameran :
Selasa, 23 Oktober 2018 | Pukul 19.30 WIB
Pameran Berlangsung : 
24 - 28 Oktober 2018 | Pukul 09.00 – 21.00 WIB


EMOTION
Emo.si 

“Sekumpulan perasaan yang ada dalam hati manusia. Perasaan gembira, sedih, takut, benci, cinta, marah merupakan bentuk emosi. Hidup berarti merasai, mengalami, bereaksi, dan bertindak. Tanpa emosi apakah dapat disebut hidup?“

Tema diatas merupakan pilihan dari Unit Kegiatan Mahasiswa FOKUS (Fotografi Klub Seni Rupa dan Desain) UNS yang akan menggelar pameran dua tahunan yang bertajuk Pameran Besar. Membidik berbagai macam emosi, sebenarnya memiliki harapan untuk membawa cerita yang terhubung dengan para penikmat gambar diam namun ramai akan makna, hanyut akan rasa. Seperti yang terkutip "Fotografi adalah seni membekukan waktu - suatu kemampuan untuk meletakkan emosi dan perasaan dalam sebuah bingkai." - Meshack Otieno

Drs. Ahmad Adib, M.Hum, Ph.D selaku Dekan FSRD, Drs. Agus Nur Setyawan, M.Hum selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rudy Wicaksono Herlambang,S.Sn.,M.Sn dan Jauhari S.Sn, M.Sn selaku pembina UKM FOKUS, yang ikut membantu supaya  pameran ini dapat terwujud dan dipamerkan di Balai Soedjatmoko. 
"Fotografi adalah seni membekukan waktu - suatu kemampuan untuk meletakkan emosi dan perasaan dalam sebuah bingkai." - Meshack Otieno

agenda acara bulan ini
  • Orkes Keroncong Winada, Solo

    Orkes Keroncong Winada ini yang sudah berjalan 3 tahun, sedikit banyak sudah berbartisipasi dalam kegitan masyarakat, Beraneka macam bentuk kegitan yang telah dimasuki seperti acara keagamaan, Hajatan, Pemerintahan, Kampung dan Gelar Budaya yang bersifat Formal dan Non Formal.

  • Tulisan Itu “IBU“

    Pada 1928, kaum perempuan bersuara untuk segala pemajuan dan pemenuhan harapan-harapan. Di Jogjakarta, kaum perempuan berpidato dan bercakap mengurusi pelbagai halam mengenai kewajiban-hak perempuan berlatara Indonesia ingin mulia. Mereka memilih menulis teks pidato dengan bahasa Indonesia. Suara mereka di muka umum menandai ada kemauan mengabarkan ide dan perasaan minta tanggapan publik. Pada 1928, kita mengenang mereka gara-gara tulisan dan pidato.

  • LOVE ‘N’ PEACE

    Mengangkat tema Love n peace, Blues On Stage ingin menyampaikan pesan cinta damai kepada masyarakat. Tahun politik dan perkembangan sosmed sering memberi dampak negatif berupa penyebaran hoax,ujaran kebencian, penghinaan dsb.