NEGARA MELODRAMA

Dongeng-Lagu Nuswantara & Peluncuran Buku

Selasa, 19 Maret 2019 Bentara Budaya Jakarta | 19.00 WIB

Dongeng Nuswantara dimaknai sebagai dongeng kebangsaan yang di dalamnya merangkum berbagai aktivitas kebudayaan untuk membagikan pesan-pesan edukasi atas situasi kebangsaan kita kini. Tentu pula dihadirkan diskusi serta peluncuran buku sebagai bagian untuk memperkaya wawasan atas ke-Indonesia-an.

Garin Nugroho belum lama menerbitkan buku karyanya, berjudul “Negara Melodrama“, meliputi esai-esai populernya yang dipublikasikan di kolom Udar Rasa Harian Kompas. Berangkat dari buku ini, gagasan Dongeng Nuswantara bergulir dan mewujud menjadi sebentuk pementasan kolaborasi yang merefleksikan situasi sosial, budaya dan politik negeri ini. 

Selain peluncuran buku, akan tampil pula para seniman pendukung seperti Tommy F. Awuy, Erwin Harahap, Joko Gombloh, Mia Biola, dan kawan-kawan. Mereka ingin membagikan pesan kebersamaan dalam merawat kebangsaan serta keragaman persaudaraan Nusantara.

Garin Nugroho lahir di Yogyakarta, 6 Juni 1952, seorang sutradara yang karyanya telah banyak mendapatkan penghargaan internasional. Beberapa film terkininya antara lain Soegija (2012), Mata Tertutup (2012), The Mirror Never Lies (2011), Generasi Biru (2009), dan lain-lain. Sinema besutan Garin Nugroho dikenal memiliki nuansa keindonesiaan yang kaya, dengan latar kultural berbagai suku di Nusantara, dengan tuturan visual yang apik dan puitik, yang kemudian menjadi ciri yang khas dari setiap karyanya.

agenda acara bulan ini
  • KOLEKSI KERAMIK BENTARA BUDAYA

    Keramik koleksi Bentara Budaya Jakarta merupakan hasil perintisan dan pengumpulan yang diawali oleh pendiri Kompas Gramedia, almarhum PK Ojong. Kini jumlahnya lebih dari 1.000 karya seni, meliputi piring, mangkuk, wadah air, serta benda dekoratif seperti patung. Keramik lokal dan benda-benda berbahan dasar tanah liat dari berbagai dinasti juga menjadi andalan koleksi lembaga ini; mulai dari dinasti Sung, Yuan, Tang, Ming dan Ching, juga beragam keramik lokal dari Singkawang, Cirebon, Bali, dan Plered.

    Pameran Galeri Sisi kali ini mencoba menampilkan karya keramik yang tidak dibatasi oleh rentang waktu, jenis bahan dan muasal benda-benda keramik yang dikoleksi sejak tahun 1980an namun lebih spesifik menampilkan keramik-keramik dari sisi bentuk yang menyangkut nilai-nilai estetiknya.

  • OBROLAN SUKAB

    Obrolan Sukab (Penerbit Buku Kompas, 2018) memuat sepilihan esai-esai populer Seno Gumira Ajidarma yang sebagian sempat dipublikasikannya di kolom Udar Rasa - Harian Kompas serta laman media daring PanaJournal.com. Isinya tidak lain adalah obrolan Sukab bersama konco-konconya sesama warga negara kelas bawah: manusia-manusia merdeka yang merasa nyaman dalam keseharian mereka sebab mereka lebih baik memiliki diri sendiri daripada memiliki semuanya, kecuali diri sendiri.

    Adapun sebagai narasumber dalam diskusi buku ini adalah Seno Gumira Ajidarma, JJ Rizal, Zen Hae dan dimoderatori oleh Yahya Andi Saputra. Mereka akan membincangkan bukan hanya seputar buku, tetapi juga berbagai hal yang menyinggung situasi sosial budaya kontemporer di Indonesia, dan Jakarta khususnya, yang memang menjadi bahan obrolan Sukab serta kawan-kawannya itu.

  • PUTAR FILM BENYAMIN S DAN PAMERAN POSTER FILM INDONESIA 1970 - 1990AN

    Siapa yang tidak kenal Benyamin Sueb, aktor multitalenta asal Betawi? Sekaligus untuk memaknai Hari Film Nasional yang dirayakan setiap tanggal 30 Maret, Bentara Budaya Jakarta menggelar pemutaran film retrospektif tentang sinema-sinema yang dibintangi dan disutradarai oleh Benyamin Sueb.

  • SAJAK SELASA

    Sajak Selasa merupakan program apresiasi puisi dan kolaborasinya ke dalam bentuk-bentuk seni pertunjukan lainnya yang diselenggarakan oleh Bentara Budaya Jakarta bersama Komunitas Bentara Muda. Selain menampilkan pertunjukan lintas bidang antara puisi, musik, rupa, fotografi, multimedia, maupun paduannya dengan seni-seni tradisi seperti tari dan karawitan, acara ini juga terbuka bagi siapa saja untuk membacakan puisi karyanya sendiri.