PUTAR FILM BENYAMIN S DAN PAMERAN POSTER FILM INDONESIA 1970 - 1990AN

Nonton Bioskop

22 Mar 2019 ~ 24 Mar 2019 Bentara Budaya Jakarta

Suatu kali Benyamin S. kena protes warga gegara lagu Jande Tue yang ia tulis dan sekaligus ia nyanyikan. Ben pun secara sopan menjawab protes yang dimuat di Harian Kompas, edisi 3 Februari 1975 itu. Dengan rendah hati pula, Ben meminta maaf, bukan hanya kepada si pemrotes, akan tetapi juga kepada para janda yang tersinggung dengan lagu tersebut. Baiklah, kita kutip bait pertama:

“Ade jande romannya ude tue
Lagak lagune kayak perawan aje
Gandeng sane sebentar gandeng sini
Tapi sayangnya kagak ada yang jadi..“

Dalam  jawaban atas protes warga tersebut, Benyamin juga menjelaskan konteks lagu tersebut ditulis. Ternyata, Jande Tue adalah lagu dalam film Ratu Amplop, arahan sutradara Nawi Ismail yang dibintangi Benyamin S, Ida Royani, Ratmi B-29, Connie Sutedja, dan Ida Kusumah.  Lagu ditulis Benyamin sesuai skenario yang ditulis Firman Muntaco. Jande Tue dimunculkan pada adegan ketika pacar Benyamin dalam film, yang diperankan Ratmi B-29, dihina oleh tokoh Jande Tue yang dibawakan Connie Sutedja. Untuk membela sang pacar, Benyamin menyanyikan lagu tersebut.

Dapat dimaklumi, lagu Jande Tue sudah telanjur populer di radio sebelum Ratu Amlop beredar. Masyarakat belum memahami konteks lagu tersebut dinyanyikan Benyamin.

Surat tersebut pada bagian awalnya ditulis dengan  bahasa formal. Akan tetapi kemudian ia  menyela, “Maaf saya pakai bahasa ngobrol saja supaya lebih intim….“ 

Kasus “Jande Tue“ dan surat pembaca tersebut menunjukkan ketokohan, termasuk keserba-bisaan  Benyamin: aktor, komedian, penyanyi, penulis lagu yang merakyat, dan rendah hati. Sekitar 50an film yang ia bintangi, dan lagu-lagu Betawian yang ia tulis dan nyanyikan menegaskan karakter merakyat tersebut.

Sosok BENYAMIN S (1939-1995) akan ditampilkan dalam acara Putar Film Benyamin dan Pameran Poster Film Indonesia 1970-1990an di Bentara Budaya Jakarta 22 -  24 Maret 2019. Acara digelar oleh Harian Kompas dan Bentara Budaya Jakarta dalam rangka menyambut Hari Film Nasional 30 Maret. 


agenda acara bulan ini
  • Pentas Monolog "BLACK CAT"

    Di bulan Agustus ini, Bentara Budaya Jakarta bekerjasama dengan Republic of Performing Arts menggelar pertunjukan monolog yang berjudul “Black Cat“. Naskah “Black Cat“ diambil dari cerita pendek yang ditulis oleh sastrawan Amerika ternama: Edgar Allan Poe. Ia dikenal sebagai pionir dalam cerita horor dan misteri.
    Amien Kamil, sutradara, melakukan riset dan pendalaman secara psikologis yang mendalam terhadap naskah ini. “Black Cat“ yang mengisahkan masalah keimanan dan mengungkapkan sisi kelam dari takdir manusia yang sedang menghadapi eksekusi kematian ini dipandang unik apabila diadaptasi menjadi sebuah pertunjukan monolog. Bertindak sebagai aktor utama dalam pementasan ini adalah Babs Yls.