BELUDRU PROJECT : SUSTAINABILITY SPIRIT OF ART IN BALI

Pameran Kelompok Mangurupa

29 Nov 2019 ~ 11 Des 2019 Bentara Budaya Bali | 18.30 WITA

Pembukaan: Jumat, 29 November 2019, pukul 18.30 WITA
Pameran berlangsung: 30 November-11 Desember 2019, pukul10.00-18.00 WITA
Worskhop : Sabtu, 30 November 2019, pukul 14.00-17.00 WITA

Pameran seni rupa kali ini menampilkan karya-karya terpilih dari kelompok Mangurupa, Badung. Merujuk tajuk “Beludru Project: Sustainability Spirit of Art in Bali“, eksibisi kali ini mencoba mengeksplorasi Beludru sebagai medium utama penciptaan. Daerah Badung sendiri dikenal menjadi titik tolak sejarah kesenian yang menggunakan kain beludru sebagai medium, dengan salah satu tokoh pelopornya yakni adalah Ida Bagus Gede (79).

Beludru dan Bali cukup menarik jika ditelisik lebih dalam. Kain beludru boleh dikata selalu hadir di setiap upacara di Bali serta merupakan salah satu medium tradisi semisal untuk ukiran, aksesoris penari dan pendeta, menyimbolkan pula kemewahan dan ketenangan. Berangkat dari upaya eksplorasi medium beludru ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam medan seni rupa kontemporer Bali  serta menjadi salah satu strategi gerakan seni kedaerahan yang mampu memberikan penawaran untuk menggerakkan kesadaran masyarakat akan seni rupa Bali saat ini.

Peserta pameran antara lain: Ketut Putrayasa, I Made Rai Adi Irawan,  I Made Posen Sudika, I Gede Jaya Putra, I Ketut Selamet, I Made Gading, I Made Alit Suaja,  I Wayan Rudita,  Kadek Kencana, Agus Sumiantara, I Wayan Beratha Yasa, I Putu Pageh Usianto,  Gusti Ngurah Buda,  Ida Bagus Putu Radnyana,  I Wayan Suparta, Dewa Ardana, I Ketut Suwela, I Nyoman Wiwika, I Ketut Kertayoga, I Wayan Suwarita, Putu Suasdiana,  I Nyoman Suarnata, I Putu Karang Adi Saputra,  Gede Agus Arya Pratama,  I Nyoman Aptika, Suci Artayasa, Ida Bagus Segara Yoga,  I Gusti Made Lod. Penulis I Gede Jaya Putra.

Adapun serangkaian pameran akan diselenggarakan pula Workshop merangkai ragam bentuk melalui media beludru bersama I Wayan Rudita dan Artist Talk. 

agenda acara bulan ini
  • PUSTAKA BENTARA : SEGALANYA TERHUBUNG

    Segala di dunia ini, mulai dari yang kecil nan halus, yang di dalam diri manusia (mikrokosmos/jagat alit), hingga segala yang terlihat, bisa disentuh, termasuk gugusan benda-benda angkasa (makrokosmos/jagat agung) sesungguhnya saling terhubung satu sama lain. Ilmu fisika lewat nama-nama besar seperti Max Planck, John Wheeler dan David Bohm hingga ahli biologi Vladimir Poponin & Peter Gariaev mengukuhkan kesimpulan itu melalui eksperimen-eksperimen mereka.
    Dalam bukunya The Divine Matrix, Gregg Braden menyebutkan, keterhubungan itu terjadi karena adanya medan energi tunggal yang universal, yang di zaman Yunani kuno disebut Ether. Pada tahun 1600-an, Bapak Sains Modern Sir Isaac Newton juga menggunakan kata Ether untuk mendeskripsikan “substansi tak terlihat yang merembesi dan menyelimuti seluruh alam semesta, yang menyebabkan gravitasi dan juga sensasi di dalam tubuh“.

  • LOMBA MUSIKALISASI PUISI SMA/SMK SE-BALI

    Memaknai peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Badan Eksekutif Mahasiswa IKBM Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar menyelenggarakan Lomba Musikalisasi Puisi se-Bali. Lomba yang diselenggarakan di Bentara Budaya Bali ini terbuka bagi bagi siswa SMA/SMK/Sederajat se-Bali.

    Adapun lomba ini diniatkan untuk membuka ruang kreativitas dan apresiasi seluasnya bagi generasi muda melalui ragam kesenian kolaboratif yang lintas bidang. Musikalisasi puisi bukan saja mengedepankan unsur-unsur susastra dalam puisi, namun mempertautkan pula seni musik dan pemanggungan atau seni panggung.