ARJUNA MENCARI CINTA

Diskusi Buku karya Yudhistira Massardi

Rabu, 31 Juli 2019 Bentara Budaya Yogyakarta | 19.00 WIB

Arjuna Mencari Cinta merupakan novel karya Yudhistira Massardi yang pernah meledak di Indonesia. Yudhistira memakai tokoh Arjuna untuk melukiskan kisah cinta yang dialami seseorang. Arjuna merupakan tokoh pewayangan, di antara Pandawa, Arjuna berada di posisi tengah, nomer tiga dari lima bersaudara. Arjuna dalam pewayangan merupakan tokoh kesatria yang sakti dan memiliki daya pikat, tidak jarang banyak perempuan jatuh cinta pada dirinya.

Yudhistira mengolah tokoh Arjuna dalam pewayangan menjadi berbeda dalam novelnya, Arjuna dalam novel Arjuna Mencari Cinta berada dalam posisi yang sebaliknya, Arjuna tidak mampu menaklukan para perempuan, Arjuna selalu gagal mencari cinta, kalau istilah sekarang Arjuna menjadi jomblo sejati. Maka Arjuna harus mencari cinta, tidak ada ceritanya Arjuna gagal mencari cinta, cinta harus ditemukan. Jadilah Yudhistira menulis Arjuna Mencari Cinta.

Tokoh wayang sering kali tampil atau muncul dalam novel-novel Indonesia, ada yang ceritanya tidak berubah dari cerita wayang, tapi ada juga yang ceritanya dibikin lebih kontemporer, ada juga hanya diambil nama tokohnya saja. Yudhistira menjadikan tokoh Arjuna berkebalikan karakter dengan karakter aslinya. Yudhistira waktu itu sadar kalau masyarakat memiliki ingatan bawah sadar dengan karakter tokoh wayang, kalau karakter itu dibikin terbalik, maka masyarakat pasti akan bereaksi. Gambaran tokoh yang sudah mapan dalam benak mereka tiba-tiba saja hilang, dan itu pasti membuat tokoh wayang yang ada menjadi goyah dalam benak masyarakat. 

agenda acara bulan ini
  • Jazz Mben Senen

    Acara Jazz Mben Senen berlangsung di pelataran Bentara Budaya Yogyakarta setiap hari Senin malam. Anak-anak muda pecinta jazz, yang biasa dipanggil dengan sebutan kancaku di Jazz Mben Senen sudah merasa bahwa hari Senin bagi mereka identik dengan Jazz Mben Senen. Meski saat ini banyak acara ngejam bareng jazz di berbagai tempat di Yogyakarta, tidak menyurutkan jumlah penikmat Jazz Mben Senen.

  • OEROEP

    Para perupa yang tergabung dalam Kelompok Oerip adalah Ipong Purnama Sidhi, Tjahyadi Hartono, Ruslan, Katirin, JonI Ramlan, Januri, dan Gus Her. Konsep pameran yang mereka usung adalah sebuah refleksi estetis seni lukis, yang memaknai secara kritis arti kehidupan manusia, dan mencoba melihat ulang realitas sosial kita hari ini berdasarkan ingatan-ingatan sejarah. Melihat dan menghayati kembali arti peristiwa itu melalui isyarat-isyarat simbolis, lalu sambil menakar keterkaitannya dengan konteks kehidupan kita hari ini.