AIR MATA AIR BENGAWAN

Diskusi

Kamis, 19 September 2019 Balai Soedjatmoko Solo | pukul 19.30 WIB

Pembicara:
Subur Tjahjono (editor buku Ekspedisi Bengawan Solo)
Prof Soeprapto Soedjono (Fotografer dan Dosen ISI Yogyakarta)
Moderator:
Risman Marah (Praktisi Fotografi)
Kamis, 19 September 2019 |Pukul 19.30 WIB

Sungai, sumber cerita dalam kehidupan manusia. Banyak ingatan terekam yang “mengalir“ di sungai. Dulu, sering kita melihat anak-anak bermain di sungai, berenang, ciblon, mandi dan berbagai macam kebutuhan sehari-hari lainnya. Sungai yang jernih membuat mereka ingin berlama-lama bermain di sungai. Ingatan kita juga ke Bengawan Solo, yang keberadaannya menjadi sumber utama kehidupan masyarakat di sekitarnya. Namun ironisnya, di waktu yang bersamaan perusakan terjadi di mana-mana.
Banyak fakta disuguhkan dari bidikan lensa para fotografer. Fakta-fakta aktual yang didapatkan ketika mereka hunting di tempat-tempat yang memiliki keistimewaan. Fakta ini akan dipaparkan pada diskusi yang diselenggarakan bertepatan dengan penutupan Pameran Foto Air Mata Air Bengawan, kamis, 19 September 2019.
Kompas lebih dari dua pekan pada Juni 2007, menyelusuri Bengawan Solo, sungai terbesar dan terpanjang di Pulau Jawa. Banyak temuan yang mereka dapatkan. Laporan jurnalistik itu kemudian didokumentasikan secara apik dalam buku Ekspedisi Bengawan Solo. Diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas 2008. 
Diskusi akan menghadirkan dua orang pembicara. Subur Tjahjono, wartawan Kompas yang menjadi editor buku Ekspedisi Bengawan Solo. Bersama dengan Prof Dr Soeprapto Soedjono, profesor pertama fotografi di Indonesia. Saat ini ia masih menjadi dosen di ISI Yogyakarta. Diskusi akan dimoderatori oleh Risman Marah, fotografer senior dan dosen ISI Yogyakarta.

agenda acara bulan ini
  • PANGGUNG MAESTRO FILM TAN TJENG BOK

    Kehidupan Tan Tjeng Bok yang menarik ini meninggalkan cukup banyak artefak yang unik dan menarik. Berbekal artefak-artefak ini lah kemudian kisah kehidupan Tan Tjeng Bok dibukukan dalam bentuk Biografi oleh Fandi Hutari dan Deddy Otara.